26/01/2022

Korwil Tim 7 Haris – Sani Kota Sungai Penuh Dan Kerinci Surati DKPP

1 min read

SUNGAI PENUH – Kordinator Wilayah (Korwil) tim 7 Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor 3 Haris – Sani Kota Sungai Penuh dan Kerinci surati Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP).

Hal itu dilakukan, buntut dari lemahnya tindakan hukum yang di jatuhkan oleh Bawaslu Kota Sungai Penuh yang hanya memberikan sangsi administrasi ke lima PPK Koto Baru terkait dugaan pengengelembungan suara paslon 02 sekitar 2000 suara.

Padahal, secara pembuktian hukum sudah ada unsur mengarah pidana. Namun, sejauh ini belum ada sangsi hukum pidana yang di jatuhkan, hanya sebatas pemberhentian.

” Tim 7 Pemenangan Haris – Sani Kota Sungai Penuh dan Kerinci menyurati DKPP terkait tidak diberikan sangsi pidana terhadap lima PPK yang di berhentikan. Padahal kelima PPK tersebut terbukti pengelembungkan suara CE- Ratu sebanyak 2000 suara yang diambil dari suara paslon 02 Fahrori dan Syafril Nursal,” kata Ketua Tim 7 Nasroel Madin melaui Kisran Rahim Selasa (29/12).

Bunyi surat tersebut, sambung Kisran Rahim, tak lain dan tak bukan meminta agar DKPP menyurati Bawaslu Kota Sungai Penuh untuk kejelasan hukum terhadap PPK yang di berhetikan tersebut.

” Bukti sudah jelas, apa lagi. Biar publik tau siapa dalang intelektual di yang menunggangi itu. Apakah dari paslon lain apakah tidakan pelanggaran Itu memang dari PPK, itubarapan kita,” imbuh Kisran Rahim.

Surat untuk DKPP itu, tutur Kisaran sudah dilayangkan sekitar dua hari yang lalu. Saat ini kita menunggu tidak lajut dari laporan ini.

” Kini kita akan menunggu hasilnya. Mudahan mudahan dalam waktu dekat ini sudah di tindak lanjuti,” paparnya. (*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.