21/10/2021

SMAN 1 Merangin Jadi Tempat Sosialisasi GenRe

2 min read

BANGKO-Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 1 Merangin dipilih menjadi tempat sosialisasi program Generasi Berencana (GenRe), Sabtu (19/11). Sosialisasi GenRe ini diselanggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan anggota DPR RI Komisi IX, Handayani.

Kepala SMAN 1 Merangin, Misrinadi, mengatakan kegiatan sosilisasi seperti itu sangat penting dan sangat mebantu sekolah dalam mengembang dan memajukan pendidikan, terutama di SMAN 1 Merangin.

‘’Ini sangat penting karena siswa tidak hanya mesti mendapat ilmu dari didikan di sekolah sesui kurikulum pendidikan, namun juga perlu dukungan dan dorongan dari luar sekolah,” katanya.

Sosialisasi yang dimotori BKKBN ini diikuti siswa SMAN 1 Merangin, dimana salah satu narasumbernya yakni anggota komisi IX DPR RI, Handayani.

Sosialisasi ini dikhususkan untuk para pemuda yang belum menikah, agar memahami pentingnya mencegah hubungan diluar nikah, bahaya narkoba dan nikah muda.

Menurutnya, Handayani,  para pemuda harus memahami program generasi berencana. Dijelaskannya, jargon-jargon yang disampaikan BKKBN sangat penting untuk ditanamkan dalam diri.

‘’Kalau dulu jargonnya banyak anak banyak rezeki. Tapi, saat ini sudah beda jargonnya, banyak anak banyak repotnya. Inilah yang harus dipahami para kaula muda, agar bisa mencegah pernikahan dini,” ujarnya.

Dijelaskannya, mencegah pernikahan dini dan kehamilan bisa berdampak baik untuk biologis dan psikologis. Sebab, melalui data kependudukan saat ini, masih banyak yang menunjukkan angka kehamilan diusia muda.

‘’Sudah saatnya mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki di usia muda dan juga mencegah kelahiran yang  tidak dikehendaki terjadi pada usia muda. Kalau melihat data kependudukan, hal itu masih tinggi. Kelahiran yang dikehendaki pada usia muda juga tidak baik secara biologis dan psikologis,” jelasnya.

Namun terlepas dari semua itu, yang tidak kalah penting dan perlu diingat yakni tidak diperbolehkan melakukan hubungan sumai istri diluar nikah atau sex bebas, selain itu juga kuala muda harus bebas dari pengaruh dan bahaya narkoba.

‘’Jangan sampai ada pemuda yang melakukan hubungan sek bebas karena itu mebahayakan terutama dari segi kesehatan, selain itu juga jangan coba dan main-main dengan narkoba,” pungkasnya.(TM03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *