17/08/2022

SD Desa Danau Minim Tenaga Pengajar

1 min read

NALO TANTAN – Pemerataan tenaga pengajar merupakan salah satu problem pendidikan yang hingga saat ini belum terselesaikan. Sehingga banyak sekolah dasar di Merangin yang hanya memiliki dua, bahkan satu guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

Minimnya guru PNS ini cukup berdampak terhadap kualitas pendidikan, terutama didaerah terpencil.

Yusmi Erawati, Kepala SD 381/IV Desa Danau, Kecamatan Nalo Tantan kepada Terasmerangin.com mengatakan minimnya tenaga pengajar sangat berdampak terhadap proses belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya.

“Iya kita kekurangan guru yang PNS, sehingga siswa sekolah kami sering terlantar belajar. Disini ada 4 orang yang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ), itu termasuk kepala sekolah,” ungkap Yusmi Erawati.

“Untuk menutupi kekurangannya ada 2 orang guru kontrak dan 3 honor komite. Mereka sangat kami andalkan untuk proses belajar mengajar,” tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, M Zubir, saat dikonfirmasi mengakui memang di Merangin saat ini masih kekurangan tenaga pengajar.

“Guru PNS yang ada di Merangin ini tidak mencukupi. Sementara sudah lama tidak ada penerimaan pegawai,” sebutnya.

“Selama ini kita berupaya dengan mengangkat guru kontrak. Dan juga banyak sekolah yang dibantu honor komite,” pungkasnya.(TM05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.