25/10/2021

Pelimpahan SMA ke Provinsi, Guru Honorer Galau

1 min read

BANGKO-Peralihan tanggung jawab Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dari kabupaten ke provinsi membuat tenaga honorer galau. Pasalnya status mereka belum jelas, apakah ikut ditarik provinsi atau tetap menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin, Mashuri, dikonfirmasi terkait mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin terlah menyerahkan 19 SMA, 12 SMK, 477 guru berstatus PNS, 64 honorer Pemkab dan ratusan tenaga honorer komite ke pemerintah provinsi.

“Semuanya sudah kita serahkan, termasuk aset. Diserahkan langsung Pak Wabup ke Gubernur Jambi dan disaksikan Kejari Merangin,” kata Mashuri.

Tenaga pengajar honorer disebut Mashuri belum ada kejelasan. Pasalnya Pemprov masih keberatan menerima mereka dengan alasan terbatasnya anggaran.

“Semuanya sudah kita serahkan dan mulai berlaku Januari 2017. Namun tenaga honor masih jadi pembahasan antara kita (Pemkab red) dan pemerintah provinsi. Pemprov keberatan menerima honorer,” jelas Mashuri.

Sementara Pemkab Merangin berharapa bahwa pelimpahan SMA Sederajat kepada Pemprov tidak setengah-setengah. Pemprov diminta menerima semua tanggungjawab yang selama ini dibebankan kepada kabupaten atau kota.

“Seharusnya jangan pelimpahan setengah-setengah, semuanya harus di akomodir,” tutup Mashuri. (TM07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *