28/10/2021

Jaksa Masuk Sekolah, Berikan Edukasi Hukum pada Pelajar SMA 2 Merangin

2 min read

BANGKO- Pendidikan hukum secara dini pada siswa sekolah diberikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin. Bertajuk “kenali hukum jauhi hukuman” Kejari Merangin, mensosialisasikan pemahaman hukum ke sekolah-sekolah.

Dipimpin langsung Kepala Kejari Merangin, Martha Parulina Berliana. Kejari Merangin menyambangi SMA Negeri 2 Merangin, Tabir, Selasa (30/03/2021).

Kedatangan tim jaksa masuk sekolah disambut hangat oleh para guru dan siswa. Pada kesempatan itu Kajari Merangin, Kasi Intelejen M Taufik dan kmkasi Pidana Umum M Fajrin memberikan materi tentang pemahaman hukum para siswa.

“Anak-anakku di usia kalian ini sangat rentan terpengaruh perbuatan negatif, hal ini karena anda sering kesulitan untuk mengatasi masalah, baik masalah di sekolah maupun di rumah. Oleh karena itu perlu pemahaman soal hukum agar tidak terkena hukuman,” jelas Martha Parulina Berliana.

Lebih lanjut Martah mengatakan sekolah kerap kali terjadi bullying oleh karena itu hal ini harus dicegah.

“Bullying adalah kasus yang seharusnya tidak terjadi, tapi tidak dipungkiri ini kerap terjadi di sekolah. Ibu minta kepada anda semua hentikan bullying, berikan masukan jika ada teman kita yang terlihat nyeleneh dari yang lainnya,” jelasnya.

Sementara itu Kasi Pidum, M Fajrin dalam materinya menjelaskan tentang tugas dan wewenang dari jaksa. Selain itu, mantan jurnalis Jambi TV ini menjelaskan jenis-jenis pelanggaran hukum yang kerap dilakukan di tengah masyarakat, seperti tawuran dan narkoba.

“Ini jenis-jenis kejahatan yang selalu kita jumpai di sekitar kita, saya minta adik semua jangan pernah mencoba hal semacam ini,” jelas Fajrin.

Kemudian materi dilanjutkan oleh Kasi Intel, M Taufik. Dengan metode interaksi timbal balik dengan siswa, Taufik menjelaskan Tentang bahaya hoax dan bullying.

“Jika dulu ada pribahasa mulutmu harimaumu, kini kita harus berhati-hati dengan jempol kita, karena jika kita tidak bijak media sosial, maka bisa saja kita terpengaruh dengan hoax dan akan menjerat kita ke ranah hukum,” kata Taufik.

Sementara itu, pihak SMA Negeri 2 Merangin mengaku bangga didatangi oleh tim dari Kejari Merangin dengan program yang sangat bermanfaat tersebut.

“Kami merasa terhormat dan bangga karena didatangi oleh ibu (Kajari) dan rombongan, terlebih kedatangan ini untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi kami,” kata Kepala SMA negeri 2 Merangin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *