21/10/2021

Dua Kecamatan Ini Belum Ada SMA atau SMK

1 min read

BANGKO – Di Kabupaten Merangin hingga saat ini masih ada dua kecamatan belum memiliki sekolah menengah atas atau menegah kejuruan. Kecamatan tersebut yakni Bangko Barat dan Tabir Ilir.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Merangin, Masuri, melalui  Kabid Dikmen Mulyadi mengatakan belum adanya sekolah menengah di dua kecamatan tersebut  diantaranya disebebakan belum adanya lahan.

“Akibat SMA atau SMK tidak ada di kecamatan Tabir Ilir, membuat ada siswa sekolah di Kabupaten Muara Bungo, begitu juga dengan Bangko Barat sekolah di Bangko,” ungkapnya.

Tersebarnya sekolah menengah atas disetiap kecamatan dikatakan, Mulyadi, untuk mendukung program wajib belajar 12 tahun.

“Jadi ini merupakan program sejak lama, sejak era kepemimpinan Mendikbud Mohammad Nuh dengan nama Pendidikan Menengah Universal (PMU). Untuk mendukung PMU, ketika itu pemerintah sudah menyiapkan bantuan-bantuan biaya pendidikan agar jumlah anak putus sekolah dari pendidikan dasar ke menengah bisa berkurang,” jelasnya.

Mulyadi, juga menambahkan untuk bantuan seperti beasiswa pendidikan untuk mahasiswa miskin Berprestasi (Bidikmisi) sekarang masuk dalam Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bantuan operasional sekolah (BOS) ditambah menjadi Rp 1,2 juta per anak per tahun.

Berbagai bentuk bantuan pendidikan itu diberikan untuk memenuhi segala kebutuhan peserta didik, mulai dari biaya berangkat dari rumah ke sekolah atau transportasi hingga pemenuhan kebutuhan sekolah mulai dari buku hingga sepatu.

“Banyak yang sudah dilakukan pemerintah untuk mendukung wajib belajar 12 tahun, namun itu belum bisa terlaksana di Merangin, lantaran masih ada kecamatan yang belum ada SMA/SMK baik negeri maupun swasta, dan itu sudah kita sampaikan dan ajukan ke provinsi,” tukasnya.(TM03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *