28/10/2021

Zaidan Protes, Pekerja Tak Pakai Safety

1 min read

BANGKO – Rehap Jam Gento dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merangin sebesar Rp 3,9 Miliar, mendapat sorotan dari ketua DPRD Kabupaten Merangin, Zaidan Ismail.

Selain serat tidak sesuai dengan perencanaan,  juga terkait pekerja proyek yang tidak menggunakan Safety atau kelengkapan keamanan kerja.

Terkait itu Zaidan, meminta PT Bumi Delta Hatten sebagai kontraktor pelaksana untuk melengkapi pekerjanya sesuai standar keselamatan kerja.

“Tidak bisa seperti ini dong, ini namanya mengabaikan keselamatan pekerja, kontraktor harus melengkapi pekerjanya dengan pakaian khusus,” cetus Zaidan.

Selain itu, politisi partai muncung putih ini minta Dinas sosial tenaga kerja dan tranmigrasi (Dinsosnakertrans) menegur sekaligus memberikan sanksi kepada kontraktor pelaksana.

“Sosnakertrans harus turun tangan, tanya pekerjanya ada BPJS atau tidak, kontraktornya harus di tegur dan di sanksi,” pintanya.

Ketua DPRD Merangin melakukan sidak ke lokasi pembangunan Jam Gento, Senin (03/10) Sore. Ia juga menyayangkan pembongkaran bangunan lama tanpa melakukan penghapusan asset terlebih dahulu.

“Kita juga menyayangkan pemerintah tidak melakukan penghapusan asset terlebih dahulu, sebelum membongkar bangunan lama,” kata Zaidan sambil meninggalkan lokasi. (TM07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *