20/10/2021

Warga Tabir Tuntut Janji Pemerintah dan Aparat Tuntaskan PETI

1 min read
BANGKO – Pembakaran Polsek Tabir akhir Agustus lalu,  sebagai salah satu cerminan tak mampunya pemerintah dan aparat kepolisian memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)  di Merangin.
Terkait itu warga sangat berharap pemerintah dan aparat dapat serius menangani kegiatan tambang ilegal tersebut.
Seperti yang di ungkapkan warga Tabir, Abdullah. Ia mengatakan hingga saat ini tidak ada langkah kongrit yang dilakukan pemerintah dan aparat untuk memberantas PETI.
Ia menyebutkan justru aparat kepolisian terlalu fokus terhadap penangkapan pelaku pembakaran Polsek Tabir.  Sementara aktivitas PETI semakin jauh dari tindakan.
“Polisi malah fokus pada penangkapan pelaku pembakaran Polsek, bukan malah mencari solusi untuk memberantas PETI yang masih beroperasi di wilayah Merangin,” ujarnya.
Sementata itu Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga saat di konfirmasikan Terasmerangin.com mengatakan PETI tidak bisa ditangani satu pihak saja,  tapu merupakan tangungjawab bersama-sama.
“Masalah PETI kita tidak bisa selesaikan secara sepihak, ini adalah masalah kita bersama. Semua pihak ikut bertanggung jawab mulai dari pemerintah, TNI dan Polri dan juga masyarakat,” jelas Munggaran.
Munggaran, melanjutkan pihaknya masih menunggu koordinasi dengan pemerintah daerah. Sebab hal ini harus diselesaikan secara bersama-sama.
“Dan kita juga butuh personil yang lebih banyak karena pelaku PETI juga banyak, kami juga terkendala dalam hal pendanaan untuk melakukan pemberantasan PETI tersebut,” Pungkasnya. (TM04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *