20/10/2021

Tanaman Sela Jagung, Solusi Al Haris untuk Pertani Replanting Sawit Tetap Berpenghasilan

1 min read

BANGKO- Al Haris, Bupati Merangin melakukan tanam perdana jagung di lokasi replanting sawit di Desa Rawa Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Minggu (1/12).

Tanaman sela jagung diharapkan agar petani yang sawitnya direplanting tetap berpenghasilan. Apa lagi mengingat banyak sawit petani yang saat ini sudah tidak produktif lagi karena faktor usia.

Pemerintah Merangin yang menjalin kerjasama dengan PT Agrotani Makmur Lestari (PT Amal) merupakan langkah yang tepat, apa lagi PT Amal siap menampung berapa pun produksi jagung Merangin.

“Ini jadi tanaman tumpang sari disela-sela sawit dan tentu petani tetap berpenghasilan jelang sawitnya produksi kembali,” ujar Al Haris.

“Apa lagi kita mendapatkan kontrak dari PT Amal, mereka bersedia menampung jagung Merangin sehari 350 ton,” tambah Al Haris lagi.

Jika petani sepakat, lanjut Al Haris bertani jagung bisa menjadi solusi ekenomi baru warga hingga tanaman sawit produksi lagi.

“Kalau petani kita sepakat, apa lagi yang sawitnya direplanting gunakan jagung untuk tanaman sela jelang sawitnya besar, petani bisa menambah income jelang panen sawit, sehingga kedepan petani tidak berpangku tangan, karena sudah ada pihak ke tiga yg siap membeli hasil pertanian warga,” terangnya.

Direktur PT Amal, Drh Dodi Mulyadi mengatakan selain pihaknya menampung berapa pun hasil produksi jagung petani. Jagung petani juga dihargai Rp 4000 hingga Rp 4500 perkilo gramnya.

“Jadi kita beli diharga Rp 4000 perkilo dikondisi panen masal dan Rp 4500 dikondisi jagung langka. Jadi berapa pun banyak produksi, petani tidak akan rugi, kerena harga tetap sama, kita tidak membatasi kuantitas,” sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *