21/10/2021

Soal Sapi Ngerumput Dihalaman Kantor Bupati,,,!!! Plt Kasad Pol PP Kena Semprot

2 min read

BANGKO – Masuknya beberapa ekor sapi ke halaman depan Kantor Bupati Merangin yang berumput pada Minggu (11/7) sekitar pukul 10.05 WIB, langsung disikapi serius oleh Plt Bupati Merangin Mashuri Senin (12/7).

Ia mengatakan, semestinya peristiwa yang tidak mengenakan itu tidak terjadi. Hal ini murni akibat kelalaian petugas penjagaan.

‘’Mestinya tidak perlu terjadi jika petugas jaga tidak melalaikan tugasnya. Apapun alasannya, seharusnya masih ada satu atau dua orang yang tetap berjaga di Pos Penjagaan depan Kantor Bupati Merangin,’’ tegas Mashuri.

Atas kelalaian itu, petugas segera akan diberi sanki. Petugas penjagaan dinilai telah melalaikan tugasnya, sehingga sejumlah sapi tersebut bisa masuk ke kawasan pelataran Kantor Bupati Merangin.

Menindaklanjuti kejadian itu, Plt Bupati Merangin selain telah memanggil Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Merangin Sobraini, juga akan memanggil pihak-pihak terkait lainnya.

” Kita panggi Plt Kasat apa alasan nya sehingg dia lalai dengan tugasnya. Termasuk yang pihak tekait yang lain,” papar Mashuri.

Semenatara, Plt Kasad Pol PP Kabupaten Merangin Sabraini di Konfirmasi terkait di “Semprot” Mashuri mengelak.

” Dak jugo, cuma beliau minta ditingkat kan lagi kedisiplinan yang jaga di Pos tersebut,” sanggah Sabraini.

Sabraini melanjutkan, atas kelalaian tersebut dirinya memanggil semua Dabton serta yang piket untuk memberikan peringatan secara tertulis agar hal tersebut tidak terulang lagi.

” Adik adek, dan Danton yang piket sdh kita panggil ke kantor hari ini. Sudah kita berikan peringatan secara tertulis untuk tidak mengulangi lagi, kita minta ini merupakan kejadian terakhir tadak akan terulang kembali,” tukasnya.

Bagi pemilik sapi, sambung Mashuri pihak masih menelusuri, jika sudah tahu siapa pemilik sapi tersebut, juga akan dipanggil atas kelalaian membiarkan ternaknya berkeliaran.

“Mereka dinilai sudah melanggar, akan dikenakan sanksi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Merangin Nomor 12 tahun 2004, tentang penertiban ternak,” bebernya.

Plt Bupati menghimbau para pemilik ternak, untuk tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran kemana-mana atau dikandangkan, sehingga tidak mengganggu ketertiban umum.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *