28/10/2021

Satpol PP Angkut Lapak Pedagang Liar

1 min read

?

BANGKO-Pedagang liar yang berjualan disepanjang jalur tiga kota Bangko, Jumat (7/10) pagi ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Semua lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menbuat tidak menariknya pemandangan kota Bangko itu, diangkut Satpol PP.

Kabid Tibum dan Tranmas, Arianto Iskandar yang memimpin penertiban tersebut kepada wartawan mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah memperingati pedagang agar tidak meninggalkan lapak di sepanjang jalur tiga tersebut.

“Ini sesuai intruksi bahwa akan ada penilaian adipura. Kita sudah memberikan peringatan, tapi tidak diindahkan, makanya kita lakukan penertiban,”  ujar Irianto, Jum’at (6/10).

Lapak PKL yang diangkutnya tersebut, dikatakan Irianto, akan dibawa ke Kantor DP2K Merangin. Bagi PKL yang ingin mengambil lapaknya harus membuat pernyataan.

“Yang kami angkat ini boleh diambil oleh PKL di kantor  DP2K, tapi harus membuat pernyataan dengan tidak melakukan hal serupa lagi,” katanya.

Ia menyebutkan ada beberapa titik yang dilarang untuk berjualan, diantaranya dibawah jembatang layang Pasar Baru Bangko dan disekitar kawasan taman kota.

“Ini kan kawasan taman kota tidak dibolehkan berjualan karena menganggu ketertipan umum,” jelasnya.

Namun penertiban yang dilakukan Satpol PP tersebut dinilai sejumlah PKL tidak adil dan tebang pilih. Karena PKL yang berjualan di trotoar samping Polres Merangin tidak dilakukan penertiban.

“Ini tidak adil dan terkesan pilih kasih, kami hanya jualan malam hari, sementar PKL yang berjualan siang hari di kawasan perkantoran di samping polres tidak di tertipkan,” ungkap salah seorang pedagang.

“Kalau mereka bayar uang kebersiahan, kami juga setiap malam bayar uang kebersiahan. Ada petugas dari kantor DP2K yang melakukan pungutan,” tambahnya lagi.(TM05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *