25/10/2021

Ratusan Juta Anggaran Covid jadi Temuan BPK, Apa Tindak Lanjutnya?

1 min read

BANGKO- Ratusan juta anggaran untuk percepatan dan penanganan Covid-19 di Merangin 2020 lalu jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Temuan tersebut terdapat di BPBD sebanyak Rp 2 juta, Dinas Sosial Rp 19 juta, Dinas Kesehatan Rp 114 juta dan RSD Kolenel Abdundjani sebesar Rp 327 juta.

Terkait itu Inspektur Inspektorat Merangin, Hatam Tafsir dikonfirmasi mengatakan sudah dua OPD sudah mengembalikan temuan BPK tersebut.

“Dua OPD sudah, BPBD dan Dinas Sosial. BPBD Rp 2 juta dan Dinas Sosial Rp 19 juta, itu sudah dikembalikan,” kata Hatam Tafsir, Senin ( 01/02/2021).

Hatam menjelaskan temuan BPK di Dinkes dan RSD Kolenel Abdundjani merupakan kelebihan bayar pajak, sementara untuk pembelian alat penanganan Covid-19 tidak dikenakan pajak.

“Itu jadi temuan BPK dan diminta untuk mengembalikan. Sejau ini Dinkes dan RSD sudah menyurati penyedia atau pihak pengadaan untuk mengembalikan temuan atau kelebihan bayar itu,” sebut Hatam.

Hatam juga menjelaskan perbandingan temuan inspektorat dan BPK terkait anggaran Covid-19 yang hasilnya jauh berbeda.

Menurut mantan Kepala BKD Merangin ini, jika pihaknya hanya mengaudit apakah barang sesuai spesifikasi, sesuai waktu atau tidak dan kesesuaian harga.

“Sementara BPK ini audit sampai mengecek rekening rekanan, sementara kita tidak sampai disitu dan temuan BPK itu pun juga terkait pajak, sementara untuk pengadaan penanganan Covid-19 ini tidak pakai pajak,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *