28/11/2021

PUPR Merangin Sampaikan 126 Usulan Prioritas APBD Provinsi dan APBN 2022

2 min read

BANGKO- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin sampaikan usulan prioritas di Forum OPD bidang infrastruktur tingkat provinsi yang diikuti melalui Video Conference (Vidcon), Jumat (26/02/2021).

126 kegiatan diusulkan PUPR Merangin untuk rencana kerja 2022 dengan rincian usulan APBN 43 kegiatan dan usulan untuk APBD Provinsi Jambi sebanyak 83 kegiatan.

Kepala Dinas PUPR Merangin, Aspan mengatakan dari 126 usulan yang diusulkan tersebut ada beberapa yang menjadi fokus dan srategis untuk terus didorong atau digiring pada kegiatan APBD Provinsi Jambi dan APBN tahun 2022.

“Kami mengikut forum OPD bidang infrastruktur dalam rangka rencana awal rencana kerja tingkat provinsi Jambi 2022. Kita menyampaikan usulan sebanyak 126 usulan terdiri dari 43 usulan kita sampaikan untuk kegiatan APBN dan 83 kita usulkan untuk kegiatan APBD Provinsi,” kata Aspan.

Aspan menyebutkan usulan kegiatan APBN yakni lanjutan pelebaran jalan Bangko-Sarolangun, usulan pelebaran jalan Bangko-Kerinci dan memfokuskan jalan jalur tiga Bangko menjadi jalan dua jalur.

“Pertama lanjutan pelebaran jalan Bangko Sarolangun dari yang sudah ada saat ini sampai taman batu. Juga memfokuskan jalan jalur tiga Bangko untuk dijadikan jalan jalur dua sesuai permintaan Kementerian supaya jangan ada dua aset pada satu lokasi, jadi ini semuanya jadi jalan nasional tidak seperti saat ini ada juga aset jalan kabupaten dikiri kanan jalur nasional,” sebutnya.

Sementara usulan prioritas APBD Provinsi Jambi yakni peningkatan jalan simpang Pulau Rengas-Jangkat sampai ke Koto Tapus, kemudian jalan Margoyoso batas Sarolangun ini, kemudian ruas jalan simpang Jelatang Mentawak baru.

“Disamping itu kita juga mengusulkan untuk jalan srategis provinsi kita usulkan simpang Masurai-Koto Tapus, Sungai Manau-Sungai Pinang-Ngaol dan Sumber Agus batas Tebo ini kita usulkan statusnya jadi jalan provinsi,” ujarnya.

“Kita juga menyampaikan usulan pembangunan jembatan Sungai Limau sungai Tabir di Tabir Timur untuk mendekatkan akses kabupaten Merangin dengan Tebo ini secara lokasi sudah kita bebaskan,” kata Aspan lagi.

Selanjutkan juga diusulkan prioritas peningkatan infrastruktur objek wisata geopark Merangin, danau Depati Empat dan pengembangan rumah tuo di Rantau Panjang.

“Kita juga usulkan prioritas peningkatan kualitas air bersih di Merangin. Bidang sumber daya air kita usulkan penanganan pengaman tebing sungai Merangin di kecamatan Pamenang, kecamatan Tabir, Tabir Ulu dan Tabir Barat, fokus sungai ini provinsi dan balai kita harapkan mereka melakukan penanganan ini,” sebut Kadis PUPR Merangin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *