12/08/2022

Pamit ke Jambi,, Al Haris: “Andai Air Mata Ini Menjadi Tinta, Kutuliskan Betapa Berat Hati Ini Meninggal Orang Yang Berjasa Dalam Hidup Kami”

1 min read

BANGKO – Raut muka Gubernur Jambi Al Haris Minggu (11/7) malam mendadak sendu lantaran tak kuasa menahan lara saat hendak berpamitan meninggalkan Kabupaten Merangin menuju Jambi.

Betapa tidak, rasa iba itu datang setelah Al Haris mengenang suka duka selama tujuh tahun lamanya mengabdi menjadi orang nomor wahid di Kabupaten Merangin.

Tentu, momen dalam kurun waktu tersebut, tidaklah mudah dilupakan. Kini dirinya mau tidak mau harus berangkat ke Jambi guna mengembankan amanah sengai Gubernur Jambi yang baru terpilih.

“Masuk kota Bangko mulai air mata saya turun, terlebih masuk rumah Rumah Dinas. Tujuh tahun saya di sini, banyak kenang kenangan yang tak mungkin saya lupakan. Saya tidak pergi, saya pantau Merangin dari Jambi,” ujar Al Haris dengan suara yang terbata bata.

Kini Wo Haris harus mengemban amanah memimpin masyarakat Jambi, ia harus melangkahkan kaki meninggalkan Merangin untuk membangun bumi sepucuk Jambi sembilan lurah.

Sebelum berangkat Wo Haris juga pamit dengan pegawai rumah dinas bupati yang sudah bertahun-tahun bersamanya.

” Sedih rasanya, ketika bapak pamit mau pindah ke Jambi. Dio jugo begitu sampai sampai nyanyi lagu “kalau sudah tiada baru terasa”, sebut salah satu pegawai di Rumah Finas Bupati Merangin tersebut.

Ternyata rasa haru “Wo Haris” tidak hanya sampai dia pamit, tetapi rasa ‘Ngeloso’ itu juga di cuatkan di media sosial Instagram pribadinya @alharismrg23.

“Andai air mata ini menjadi tinta pasti kutuliskan betapa berat hati ini meninggalkan orang2 yg telah berjasa dalam hidup kami,” begitu kata kata haru yang di tulis Wo Haris.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.