20/10/2021

Merangin Rugi Ratusan Juta dari Sektor Wisata

2 min read

BANGKO-Kabupaten Merangin merupakan salah satu daerah yang kaya akan potensi wisata. Namun nyatanya dari sektor ini tidak banyak menyumbangkan masukan bagi daerah. Tiap tahun Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Merangin hanya ditargetkan Rp 120 juta untuk menyumbang PAD dari sektor ini.

Sebenarnya pengunjung wisata di Merangin belakangan ini mulai bergairah. Namun objek wisata milik swasta menjadi primadona dibandingkan objek wisata milik pemerintah. Kurang memadainya fasilitas objek wisata milik Pemerintah, membuat wisata milik swasta menjadi pilihan masyarakat.

Namun objek wisata milik swasta di Merangin  ternyata sama sekali tidak berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Belum adanya payung hukum untuk penarikan retribusi membuat daerah mengalami kerugian ratusan juta tiap tahunnya.

“Banyak wisata milik swasta, seperti kolam renang, water boom dan lainnya. Jadi hasil yang mereka dapat selama ini, ya untuk mereka semua. Tidak ada masuk ke kas daerah. Kita tidak punya payung hukum untuk menarik retribusi itu,” ujar Jangcik.

Jangjik menyebutkan lebih dari Rp 500 san  juta pertahun potensi PAD dari objek wisata milik swasta tersebut tak tergarap. Ia mengatakan jika semua potensi wisata di Merangin bisa digarap, dan  ditambahkan dengan target PAD milik pemerintah, pendapatan dari sektor wisata bisa mendekati Rp 1 Miliar.

“Itu lebih dari Rp 500 san juta. Kalau semua potensi wisata digarap maksimal, itu PAD kita bisa lebih banyak lagi. Saat ini target PAD dari wisata itu Rp 250 juta. Saat ini terbilang sangat sulit mencapai target Rp 250 juta itu. Apa lagi wisata milik pemerintah banyak dikunjungi diwaktu tertentu saja. Dan lagi tarifnya juga murah, ditambah lagi ekonomi masyarakat yang tidak bagus,” sebutnya.

“Sebab itulah kini kita lagi menyusun payung hukum untuk bisa menarik retrubusi dari tempat wisata milik swasta tersebut,” tuntasnya.(TM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *