28/10/2021

Kepala UPTD Sungai Manau Diduga Lakukan Pungli

1 min read

BANGKO-Pungutan liar (Pungli) masih saja marak terjadi di Kabupaten Merangin. Hal ini diduga dilakukan di Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Sungai Manau.

Informasi yang didapat Terasmerangin.com Pungli tersebut diduga melibatkan Kepala UPTD Sungai Manau, Sahrul (45). Hal ini dihembuskan salah seorang pengawas berinisial G (53), bahwa kepala UPTD Sungai Manau terlibat melakukan Pungli ke 343 orang guru yang mendapatkan gaji 13 dan 14, dan besarannya Rp 40 ribu per guru

“Parah, kepala UPTD kami, gaji 13 dan 14 untuk 343 personil tahun ini dipangkas sebesar Rp 40 ribu perkepala,” kata G, Jum’at (11/11).

Selain memangkas gaji 13 dan 14, Ia melanjutkan uang untuk operasional (SPPD) pengawas sebesar Rp 300 ribu juga ditilapnya.

“Buktinya, disaat saya ingin ambil  SPPD saya sebesar Rp 300 ribu Didinas, ternyata suda diambil kepala UPTD, uang itu tak diberikan ke saya,” ujarnya.

Sekretarisnya  UPTD Subhan (43) juga membenarkan hal itu. Menurutnya, praktek itu dilakukan kepala UPTD tepat dalam bulan puasa disaat pencairan gaji 13 dan 14.

” Ya, waktu itu bulan puasa, dia memungut satu orang guru sebesar Rp 40 ribu,” beber Subhan.

Sementara, kepala UPTD Sungai Manau Sahrul dibincangi via ponsel membantah melakukan Pungli. Ia mengatakan sebenarnya merupakan kesepakatan guru dengan dirinya.

” Dakdo dak, kalau iyo macam itu kayo UPTD Sungai Manau ko. Untuk uang rokok, beli nasi, yang diberikan itu sah-sah saja, dan itu bukan merupakan pungli, ” pungkasnya.(TM08)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *