25/06/2022

Gubernur Al Haris Dorong Destinasi Wisata Provinsi Jambi

3 min read

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dalam mendorong destinasi wisata unggulan yang ada di Provinsi Jambi.

Hal ini disampaikan Gubernur Jambi Al Haris di acara Jamuan Makan Malam Bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (02/03) malam.

“Kami sedang berupaya agar semua Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi mempunyai destinasi unggulan pariwisata, seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat mempunyai Hutan Mangrove, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mempunyai potensi pantai yang sangat luar biasa. Selai itu, kita sudah menyiapkan tanah lebih kurang seluas 20 Hektar sekaligus menyiapkan masterplan seperti di Nusa Tenggara Barat yaitu Mandalika. Kabupaten Sarolangun dan Merangin juga mempunyai ciri khas sendiri yaitu arum jeramnya, sehingga kita mengharapkan semua daerah ini mempunyai destinasi wisata unggulan agar nantinya akan banyak pilihan tempat jika mengadakan event event,” ujar Al Haris.

Al Haris menambahkan jika Pemprov Jambi tengah bersemangat menata pariwisata, walaupun kondisi mengalami pasang surut karena pandemi covid-19 yang melanda negeri ini, akibatnya perekonomian pun ikut berdampak.

“Kami sedang melakukan proses percepatan Kawasan Candi Muaro Jambi menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Jambi. Sesuai arahan dari Bapak Menteri Maritim dan Investasi RI beberapa waktu yang lalu, supaya stockpile batubara yang berada di Kawasan Candi Muaro jambi untuk didata dan segera dipindahkan, selanjutnya kita segera ambil langkah-langkah bersama Asisten Deputi Kementrian Maritim dan Investasi untuk memindahkan stockpile batubara yang berada di Kawasan candi tersebut,” tambah Al Haris.

Selanjutnya sebut Al Haris, terkait Geopark Merangin, saat ini sudah menyiapkan kelengkapan dokumen dan akan melakukan ekspose. UNESCO telah menerima kelengkapan dokumen yang selanjutnya pada bulan Mei Tahun 2022 ini tim akan melakukan penilaian, sehingga Geopark Merangin masuk dalam UNESCO Global Geopark (UGC).

“Pada tahun 2022 ini Provinsi Jambi mendapatkan kesempatan mengadakan 3 event nasional yang telah diumumkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Pertama, adalah Festival Batanghari, dimana Pemerintah Provinsi Jambi sudah mendapatkan rencana tranformasi Sungai Batanghari dari Menteri Perhubungan RI, kedua adalah Festival Kerinci dan yang terakhir Festival Candi Muaro Jambi. Kita berharap melalui event ini bisa memulihkan perekonomian Jambi dan meminta Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk membantu Jambi dalam mendesain pariwisata supaya Provinsi Jambi ini unggul dibidang pariwisata,” papar Al Haris.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, jika kementrian memiliki strategi baru dalam mengembalikan pariwisata yaitu berbasis kualitas dan mobilitas. Pariwisata berkelanjutan adalah pariwisata yang mendekatkan bukan kepada kuantitas jumlah kunjungan wisatawan tapi kepada kualitas pengalaman dan kenangan wisatawan.

“Pariwisata kedepan adalah personal and small in size, dimana jumlahnya mungkin lebih kecil, lebih fokus kepada beberapa wisata yang berbasis alam dan budaya. Kita melihat ada keunggulan dari Provinsi Jambi yang tidak dimiliki oleh provinsi lainnya di Indonesia, banyak yang bilang kita tidak dapat destinasi super prioritas di Jambi tapi ternyata Jambi miliki adalah suatu destinasi yang kelasnya sudah bukan lagi kelas Indonesia tapi kelas dunia.

“Kami memilih Provinsi Jambi ini dengan penuh pertimbangan dan kami ingin mengembangkan yaitu traces of civilization, yaitu jejak tentang peradaban yang sebetulnya adalah bagian dari pengembangan destinasi super prioritas Borobudur, tetapi jejak peradabannya itu ada di Candi Muaro Jambi,” tandasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik
Sumber/Kominfo Provinsi Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.