12/08/2022

Gubernur Al Haris Dampingi Kungker Kasad Jendral Dudung ke Tebo

2 min read

TEBO – Gubernur Jambi, Al Haris mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dr.Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi dalam rangka memantau daerah rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan melaksanakan launching Pemanfaatan Lahan di Wilayah Kodam II/SWJ untuk  ketahanan pangan  di Kompi Senapan B Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, Senin (18/07/2022), petang.

“Pada hari ini, Jambi mendapat berkah yang sangat  luar biasa, karena mendapat kunjungan dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI, beliau ini begitu banyak pengalaman diberbagai bidang, sekarang beliau membantu masyarakat Jambi dalam bidang pangan,” kata Al Haris.

Pada tahun 2014 Pemerintah Provinsi Jambi, sambung Al Haris, mendapatkan program dari Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo untuk ketahanan pangan berupa padi, jagung, dan kedelai, berkerja sama lansung dengan TNI, sebagai antisipasi ketahanan pangan di daerah.

“Berkalaborasi antara TNI, Pemerintah dan masyarakat untuk berkerja sama dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional,” tambah Al Haris.

Al Haris menjelaskan, pada tahun 2022 melalui program ketahanan pangan dengan dana APBN untuk lahan kering Jagung hibrida seluas 1.000 hektare, untuk Kabupaten Tebo seluas 300 hektare dan Kedelai seluas 1.500 hektare, untuk Kabupaten Tebo seluas 1.000 hektare.

“Program ketahanan pangan melalui APBN-P tahun 2022 tanaman jagung untuk Kabupaten Tebo ditambah seluas 160 hektare dari 1.694 hektare se Provinsi Jambi. Kedelai untuk Kabupaten Tebo seluas 827 hektare dari 10.000 hektare se Provinsi Jambi, jadi masih ada peluang untuk memperluas area tanaman jagung dan kedelai di area baru atau tidur di Kabupaten Tebo,” terang Al Haris.

Sementara itu, Kasad Dudung mengatakan pembukaan lahan ketahanan pangan di Kabupaten Tebo ini, merupakan implementasi perintah Presiden RI dan wujud nyata TNI AD dalam mendukung penuh program ketahanan pangan serta membantu Pemerintah Daerah dalam menjamin ketersediaan cadangan pangan nasional sekaligus mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi krisis pangan.

“Ada kurang lebih 200 hektar lahan Angkatan Darat di Kabupaten Tebo ini yang akan dibuka dan diberdayagunakan sebagai lahan pertanian. Ini menjadi kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh,” tegas Dudung.

Pada pengelolaan pangan ini, Dudung telah memerintahkan satuan jajaran TNI AD bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat khususnya Dinas Pertanian untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif dengan menanam budidaya tanaman produktif seperti padi, jagung, dan sebagainya, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat penggarap dan prajurit.

” Dengan adanya kerjasama yang baik, diharapkan mampu mendobrak pangan di Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Tebo,” tandasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik
Sumber/Kominfo Provinsi Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.