28/10/2021

Gara-gara PETI, Merangin Punya Sungai Dua Warna

1 min read

BANGKO – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Merangin semakin memprihatinkan. Puluhan nyawa melayang, lingkungan tercemar dan bencana alam mengancam karena itu.

Tidak hanya itu, pertambangan ilegal tersebut juga membuat tercemarnya air sungai. Banyak masyarakat yang dulu bergantung dengan sungai, kini tak lagi bisa mengunakan untuk keperluan sehari-hari.

Sepertinya halnya sungai Batang Masumai. Tercemarnya sungai yang bermuara di ujung tanjung ini sangat terlihat jelas dari warna fisiknya. Sejak maraknya PETI yang menggunakan alat berat selama kurun waktu lima tahun ini membuat sungai tersebut tak terlihat bening.

Bahkan, tidak sedikit masyarakat Merangin menjuluki pertemuan air sungai Masumai dengan sungai Merangin sebagai sungai dua warna.

” Hanya kito yang punyo sungai dua warna ini.  Di Kabuapaten lain mano ado,” ungkap Feri, warga kota Bangko sembari melempar kail pancing di Muara Masumai, Selasa (9/11).(TM08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *