28/10/2021

DPRD Merangin Rapat Terbatas Bahas Penanganan Corona dan Bentuk Empat Kelompok Kerja

2 min read

BANGKO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merangin melakukan rapat terbatas bahas penanganan virus corona atau covid-19, Senin (30/3).

Pada rapat tersebut dibentuk empat kelompok kerja untuk yang melihat kesiapan Pemkab Merangin menanggulangi virus corona.

Usai rapat terbatas tersebut kelompol kerja langsung bergerak dan kelompok kerja pertama dipimpin langsung Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi melihat kesiapan posko Covid-19 di Dinas Kesehatan Merangin.

“Kita tadi menggelar rapat terbatas dan membagi empat kelompok kerja untuk mengawasi kesiapan dan keseriusan Pemkab Merangin menanggulangi corona di Merangin,” ujar Herman Efendi.

“Terkait di Dinkes kita memastikan kesiapannya seperti apa, ketersedian Alat Pelindung Diri (APD) dan juga melihat posko covid-19 di Dinas Kesehatan,” ujarnya lagi.

Penjelasan Dinkes, lanjut Herman Efendi terkait pengadaan APD masih dalam proses pembelian.

“Karena ini anggaran ada prosedurnya, untuk APD saat ini cukup dan jika ditambah lagi APD yang dibeli dengan anggaran tanggap darurat tentu labih banyak lagi. Kita akan awasi terus ini,” tegasnya.

Kelompok kerja kedua turun ke Dinas Koperindag dan Perkebunan, tim yang diketuai ketua Komisi III Mulyadi ini memantau kondisi pasar dan daya beli hasil perkebunan masyarakat.

“Kita ingin mempertanyakan keresahan masyarakat, terkait kestabilan harga kebutuhan pokok dan daya beli hasil perkebunan warga. Dan kondisi terkini harga kebutuhan masih stabil dan stok juga aman, cuma harga gula yang sedikit naik,” kata Mulyadi.

Kelompok kerja ke tiga meninjau pengawasan warga keluar masuk wilayah Merangin dan berkaitan dengan dinas Perhubungan.

“Ini perlu kita awasi pengawasan yang dilakukan, karena arus keluar masuk Merangin ini cukup padat, termasuk yang ke Davil 4,” sebut Herman Efendi.

“Dan kelompok kerja keempat melihat kesiapan RSD Kolonel Abundjani Bangko, terkait kesiapan penanganan corona, baik itu kesiapan APD dan lainnya. Jadi kita cek benar atau tidak kesiapan itu,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *