26/01/2022

Dewan Soroti Pelantikan Eselon II Merangin Hasil Lelang Jabatan

2 min read

BANGKO – Pelantikan empat pejabat eselon II Pemkab Merangin hasil lelang jabatan, Sabtu (04/12/2021) lalu menyisakan pertanyaan banyak bihak. Terutama terkait pelantikan yang tidak dilakukan serentak atau bertahap.

Wakil Ketua II DPRD Merangin Ahmad Kausari, menilai pelantikan pejabat eselon II hasil lelang jabatan aneh dan kurang pas secara etika.

“Pelantikan pejabat hasil lelang kalau di bilang aneh mungkin terlalu kasar, tetapi ya kurang pas secara etika. Mengapa harus bertahap ini yang menimbulkan spekulasi publik yang macam-macam,” kata Kausari dibincangi, Senin (06/12/2021).

Hal ini ditambah dengan pernyataan Sekda Merangin, Fajarman yang mengatakan  alasan pelantikan secara bertahap dengan pertimbangan OPD berat dan ringan, ia nilai juga tidak etis.

“Mustahil alasan ada OPD berat OPD ringan, itukan tidak etis. Walaupun bupati sakit, kenapa tidak ditunggu saja sekaligus, toh beliau besok juga hadir paripurna, yang sisanya tiga bakal dilantik kenapa tidak sekaligus,” ujarnya

Terhadap kejadian ini secara tidak langsung dewan memberi Punishment yang cukup berimbas terhadap pelaksanaan seleksi terbuka (Selter) ke depan.

Begitupun dengan anggaran Selter yang diajukan oleh pihak BKPSDM juga ikut dipangkas dan rasionalisasikan oleh badan anggaran (Banggar) dewan.

“Jadi untuk lelang OPD yang kosong ke depan harus ada penjelasan soal pelantikan bertahap seperti ini lebih dahulu. Anggaran yang diajukan kita pangkas dan ada disisakan sedikit,” kata politisi PAN ini.

Disebut Kausari para anggota dewan belum puas dengan alasan pihak pemerintah yang melaksanakan pelantikan secara bertahap dengan alasan yang tidak logis.

“Kawan-kawan belum puas sepertinya dengan alasan ini, sebab waktu dibahas di Banggar, Sekda tidak ada hanya dijelaskan BKPSDMD saja, jawaban mereka ya normatif katanya itu kebijakan pimpinan,” sebutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.