28/10/2021

BPMPD dan BPKAD Beda Persepsi Terkait Laporan Dana Desa

1 min read

BANGKO – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Merangin mengklaim hingga saat ini laporan penggunaan dana desa sudah hampir seratus persen.

Hal ini diungkapkan, Marzuki Yahya, Kepala BPMPD Merangin bahwa pelaporan dana desa tahap I sudah hampir seratus persen.

“Untuk tahap satu atau yang enam puluh persen,  hampir semua desa sudah melaporkan realisasinya,” kata Marzuki.

Marzuki Yahya, melanjutkan bahwa pihaknya juga menunggu BPKAD melaporkan penggunaan anggaran dana desa ke kementrian keuangan, agar dana desa tahap ke II sebesar 40 persen di transefer ke daerah.

“Harapan kita BPKAD melaporkan ke menteri keuangan agar sisa 40 persen dana desa atau  semester kedua disalurkan,” ujar Marzuki.

Namun ini jauh berbeda dengan yang dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD), Amir Ahmad.

Amir menyebutkan bahwa baru 150 dari 205 Desa di Merangin yang sudah menyerahkan laporan penggunaan dana desa ke BPKAD.

“Yang sudah melaporkan penggunaan tahap satu sekitar 150 an desa,” ujar Amir, Jumat (30/9).

Terkait laporan penggunaan dana desa ke pusat, dikatakan Amir Achmad, bahwa itu merupakan tugas BPMPD.

“Kalau pelaporan itu tugas BPMPD, kalau sudah dilaporkan penggunaan anggarannya barulah kami (BPKAD) meminta kementrirn keuangan untuk mencairkan sisa 40 persen,” jelas Amir. (TM07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *