28/11/2021

Biduk Amo Dijadikan Tempat Prostitusi

2 min read
BANGKO, objek wisata biduk amo yang berada di ujung tanjung muaro masumai, selama ini terbengkalai, padahal letaknya bersebelahan langsung dengan dinas pariwiata kabupaten Merangin, yang merupakan penanggung jawab dari tempat tersebut.
Akibat terbengkalai dan tidak terurusnya biduk Amo, obejek wisata tersebut, di jadikan wanita tuna susila tempat mangkal, bahkan ruangan di bawah biduk amo di jadikan tempat untuk melayani pria hidung belang.
Masroni salah satu warga mengatakan, kalau malam hari di biduk amo banyak anak muda yang nongkrong ada juga ceweknya, menurut informasi cewek itu bisa di boking.
“ rame terus disini malam, ado jugo cewek yang katonyo biso di pakai” ungkap masroni salah satu warga.
Informasi yang di dapatkan dari warga ternyata benar adanya, di biduk amo memang di temukan ada empat wanita tuna susila yang mangkal di tempat tersebut.
bahkan Sabara polres Merangin pernah melakukan penggerbekan di biduk amo, dan menemukan wanita tuna susila tengah melayani pelangan di ruang ganti biduk amo dan langsung di bawa ke mapolres merangin.
Saat ditanya para pekerja sek komersial tersebut, sudah lumayan lama berada di biduk amo, untuk mencari lelaki hidung belang, kalau tidak ada tempat lain,di kamar kebetulan ada kasur di sana bisa melayani pelangan.
“ lah lamo lah kami berempat disini, kalau dak di ajak di hotel atau kososan, di bawah (kamar ganti) jugo dak masalah, kan ado jogo kasurnya” ungkap salah satu PSK.
Keberadaan pekerja sek komersial atau wanita tuna susila di biduk amo, sudah lama terjadi sering warga sekitar melakukan penangkapan, namun sayangnya dinas pariwisata yang menjadi pengelola tempat tersebut sepertinya tutup mata, padahal lokasinya satu komplek dengan kantor dinas pariwisata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *