25/10/2021

Bersama Ketua MUI, Al Haris Islamkan SAD di Nalo Gedang

2 min read

BANGKO- Sembilan Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalotantan, Senin (6/7) malam mengucapkan dua kalimat syahadat.

Ketua MUI Merangin, Dr Joni Musa dan Bupati Merangin Al Haris memandu mereka satu persatu mengucapkan dua kalimat syahadat.

Selain Bupati Merangin dan Ketua MUI pengucapan dua kalimat syahadat anak SAD dari kelompok Temenggung Karim di rumah Kades Nalo Gedang, Zuhadi ini juga disaksikan banyak warga setempat.

Usai mengucapkan dua kalimat syahadat sembilan anak SAD juga diberi nama Islam yakni Abdurrahman Efendi, Abdurrahim Kembar, Abdul rozak Ambul, Sholeh Tanga, Fatimah Vivi, Eva Solehah, Budi Abdul Fattah, Ganang Zainudin dan Muhammad Supri.

Bupati Merangin, Al Haris mengaku sangat bangga dan bersyukur atas hidayah yang diterima keturunan Temenggung Karim tersebut.

Bimbingan ilmu agama harus diberikan dan dirinya berharap anak-anak SAD yang baru mualaf tersebut menjadi muslim yang taat.

“Saya, ketua MUI dan warga disini (Nalo Gedang) menerima anak-anak kita dari SAD dengan hidayah Allah memeluk agama islam dipimpin ketua MUI membacakan dua kalimat syahadat, saya tentunya sangat berbahagia. Insya Allah kita membimbing dan mendidik mereka bagai mana mendidik anak Merangin lainnya. Mereka harus dibekali ilmu agama dan saya harap masyarakat membantu kami jika ketemu dijalan tegur mereka. Saya minta petugas kesehat menyunat mereka,” kata Al Haris.

“Mereka harus ada tempat mengaji, sekolah dan berbaur dengan masyarakat, semoga ada yang hafiz. Karena sudah ada anak-anak SAD yang di pesantren umur enam tahun sudah khatam Alquran dan saat ini belajar hafiz. Kita juga berharap yang lainnya juga mendapat hidayah,” tambahnya lagi.

“Alhamdulillah orang tuanya setuju anaknya islam. Dunia terus berkembang, ilmu terus berkembang dan teknelogi juga berkembang dak mungkin selamanya mereka di rimba. Semoga niat masuk islam untuk merubah diri agar lebih baik lagi,” sebung Bupati Merangin dua periode tersebut.

MUI Merangin Dr Joni Musa juga mendoakan agar anak-anak SAD tersebut istiqomah dan menjadi Islam yang taat, menjadi muslim yang baik dan menjadi teladan ditengah komunitas mereka.

“Mereka ini butuh perhatian kita semua, semoga yang lainnya juga diberikan hidayah. Tentu ini menjadi sejarah besar karena barang siapa yang mengislamkan orang laki maupun perempuan maka wajib baginya surga,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *