28/10/2021

Apkasindo Akan Laporkan PT SAL ke Presiden

2 min read

BANGKO-Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Merangin, akan melaporkan PT Sari Aditya Loka (SAL) 1 ke Presiden.

Dikatakan Ketua Apkasindo Merangin, Joko Wahyono (47), sebagai perusahan sawit terbesar di Kabupaten Merangin PT SAL dinilainya tidak koperatif, serta melanggar perjanjian tentang pembagian hasil dana Escrow Account rekening titipan hasil penjualan Tandan Buah Segar (TBS) dengan petani plasma, sebagaimana MoU kedua pihak sejak tahun 2002 dulu.

Namun hingga akhir 2016 ini 30 parsen yang dijanjikan perusahaan untuk petani belum diberikan. Bahkan Apkasindo mencatat dari tahun 2002 hingga sekarang, sudah Rp 46 milyar hak petani di sembilan desa di Kecamatan Tabir Selatan tak jelas ujung pangkalnya.

” Saya akan menyurati Prisiden atas dugaan penggelapan uang petani plasma sebesar Rp 46 milyar dana bagi hasil Escrow Account yang belum diberikan oleh PT SAL sejak tahun 2002 sampai saat ini,” ungkap DPD Apkasindo Merangin, Joko Wahyono, Minggu  (27/11).

Joko mengatakan, selain melanggar perjanjian serta tak memberikan hak petani, perusahaan yang berdomisili di Desa Muara Delang itu sudah melabrak aturan Skep Mentan No. 232 / KPTS/KB.S10/4/90/100490 tentang Juklak pengalihan kebun plasma pada PIR Trans.

” Aturan bagi hasil dana Escrow Account itu dasar hukumnya SKEP Mentan itu. Jika perusahaan tak memberikan hak petani, otomatis perushaan itu sudah mengangkangi aturan,” tegas Joko.

Joko, juga diminta ke Pemerintah Daerah (Pemda) agar meninjau dan mengkaji MoU antara petani dengan PT SAL. Menurutnya , sudah sangat lama petani plasma menjerit akibat hal itu.

” Diminta Pemerintah Daerah (Pemda), Pemerintah provinsi (Pemrov), supaya sigap melihat pelanggaran yang dilakukan PT SAL terhadap petani ini. Jika perlu cabut izin perusahaannya. Perusahaan yang tak mau bertanggung jawaab,” tegas Joko lagi.

Sementara hingga berita ini diturunkan Direktur PT SAL, Farid Makruf, belum bisa dikonfirmasi. Nomor ponselnya bernada tidak aktif atau diluar jangkauan. (TM08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *