28/10/2021

Al Haris Sesalkan Penenderan Ulang

1 min read

BANGKO – Proses tender dalam pekerjaan fisik yang di lakukan berulang-ulang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyebabkan kerugian bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, ditambah lagi proses yang berulang-ulang mengakibatkan penundaan terhadpa pekerjaan, terutama pekerjaan fisik yang di anggap sangat di butuhkan oleh masyarakat.

Hal tersebut di ungkapkan Bupati Merangin Al Haris dalam sambutannya pada saat membuka lokakarya pengakan hukum dalam pengadaan barang dan jasa di aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin Senin 24/10.

“Saya sering marah dengan para SKPD, karena tender yang di ulang-ulang, daerah yang rugi,” sesal Al Haris

Al Haris juga menambahkan, kegiatan fisik yang seharusnya dapat di kerjakan pada awal tahun terhambat akibat penenderan ulang dalam proses penyeleksian pekerjaan tersebut, sehingga pekerjaan harus dikerjakan kembali selesai proses penenderan ulang.

“Ini sudah banyak menyita waktu, dan juga waktu yang terpakai sia-sia akibat proses penenderan ulang, kasian warga yang sangat membutuhkan bangunan fisik dan jalan, akibat proses tender ulangnya,” keluhnya.

Kedepan, Bupati mengharapkan, agar proses penenderan ulang dapat teratasi, sehingga baik pemerintah maupun masyarakat tidak ada lagi yang merasa di rugikan akibat penenderan ulang tersebut.

“Kedepan, kita harapkan ini tidak ada lagi, dan semua pekerjaan fisik semua dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan aturan yang ada,” tutupnya.(TM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *