26/05/2022

Al Haris Dampingi Kunker Presiden RI di Jambi

2 min read

JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris berserta istri Hesnidar Haris mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo berserta Ibu Negara Iriana saat kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Jambi, Kamis (07/04)

Pada lawatan ini, ada beberapa agenda Jokowi yakni, ke Pasar Angso Duo, melepas Ekspor Pinang, meninjau Perawatan Jalan Batanghari II Zona V Muara Sabak, meninjau Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi dan terakhir meninjau pasar bedug di Kawasan Pasar Jambi.

Al Haris dalam pidatonya, mengharapkan dengan kunker Presiden RI ke Provinsi Jambi, bisa memberikan dampak positif dan manfaat. Khususnya dalam proses pembangunan sehingga kedepannya lebih baik lebih maju

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat menyambut baik kunker dari Bapak Presiden Jokowi, terlebih kunker tidak hanya dilakukan pada satu titik saja tapi dilakukan beberapa titik. Tentunya hal ini akan memberikan manfaat untuk proses pembangunan, dan daerah lain lebih mengenal Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

Pada peninjauan Pasar Angso Duo Jambi, Jokowi secara langsung melakukan launching perdana program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak sayur tahun 2022 dengan menyerahkan simbolis BLT minyak sayur senilai 300 ribu rupiah untuk 3 bulan (April s/d Juni). Jokowi mengharapkan Provinsi lainnya dapat melaksanakan BLT minyak sayur ini setelah launching BLT minyak sayur di Provinsi Jambi ini.

Jokowi juga menyerahkan langsung bantuan penerima manfaat bagi masyarakat dan BLT kepada para pedagang yang berada di pasar bedug Kota Jambi. Bantuan tersebut berupa BLT senilai 1,2 juta rupiah untuk modal para  pedagang,  minyak sayur senilai 300 ribu rupiah, dan sembako berupa beras sebanyak 5 kg, gula, teh, kopi, roti, minyak sayur, kepada masyarakat penerima manfaat di Pasar Bedug Kota Jambi.

Saat melakukan kunjungan ke Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, Jokowi mengimbau masyarakat Jambi untuk terus melestarikan jejak jejak peradaban di Provinsi Jambi khususnya jejak peradaban pada dunia pendidikan, sehingga masyarakat bisa mengetahui bahwa Provinsi Jambi mempunyai jejak peradaban terbesar di Asia Tenggara.

Berdasarkan data dari Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah Jambi bahwa Proyek Jalan Batanghari II – Zona V – Muara Sabak terbagi menjadi dua proyek. Proyek pertama yaitu ruas jalan Batanghari II – Zona V dengan panjang 33 kilometer dan lebar 7 meter yang menelan biaya sebesar 119,4 miliar rupiah, proyek kedua yaitu ruas jalan Zona V – Muara Sabak dengan panjang 31,5 kilometer dan lebar jalan 7 meter yang menelan biaya 113,7 miliar rupiah. (*)

Penulis/Editor/Rafik
Sumber/Kominfo Provinsi Jambi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.