26/05/2022

Tak Kunjung di Anggarkan Kades Benahi Jembatan Gantung, Perantau Asal Seling Buat “Grup Donasi”

1 min read

BANGKO – Merasa tergugah dengan kondisi Jembatan gantung penghubung Desa Seling ke Desa Koto Rayo Kecamatan Tabir, membuat puluhan warga Desa Seling di rantau bahu membahu untuk berdonasi.

Melalui Grup Whatsaap “Seling Dusun Kito” para perantau tersebut membuat rekening dan uang hasil donasninya kemudian di gunakan untuk membeli material guna merehab jembatan gantung di Desa itu.

” Lah parah nian, jembatan gantung Seling ke Koto Rayo itu. Jembatan itu, merupakan satu satunyo jalur alternatif masyarakat dalam mencari rezki, tapi lah hancur,” kata penangung jawab Grup Tengku Dr. Riyandi salah satu putra Tabir yang saat ini seorang dosen di Fakultas ternama di Aceh saat membeberkan ke media ini Kamis (22/1).

Menurut, Riyandi, pada prinsipnya masyarakat lebih nyaman melewati jembatan tersebut, karena selain strategis juga lebih efesien dalam menjangkau segala rutinitas pedesaan.

” Namun saat ini jembataan gantung tersebut sangat memprihatinkan, maka dari itu kami putra Desa Seling di rantau membuat ide dan menyumbang sedikit rejeki kami, untuk biaya rehabilitasinya,” tambahnya lagi.

Selain itu, tutur Riandi, hal di lakukan juga mengetuk hati pemerintah Desa Seling. Karena selama ini kurang respon terhadap persoalan ini. Padahal, jembatan itu cuma satu satunya di sana.

” Inikan sebenarnya bisa di anggarkan dari dana DD. Tetapi, hal semacam ini tidak menjadi prioritas pengurus desa seling. Maka atas dasar kepedulian dan inensiatif para persatuan masyarakat seling di rantau, kami menyumbang harta untuk membeli kebutuhan material untuk menopang jembatan gantung tersebut agar cepat dan bisa digunakan oleh masyarakat,” tukasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.