12/08/2022

Tujuh Alat Berat Terciduk Bermain PETI di Desa Pulau Baru

2 min read

BANGKO – Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin saat ini sepertinya kian hari, kian memprihatinkan, Rabu (23/3).

Betapa tidak, dulu aktifitas yang dilarang negara itu, masih terbilang sembunyi sembunyi untuk beroperasi. Itupun, hanya dibeberapa wilayah di Kabupaten Merangin.

Namun saat ini, praktek ilegal ini sudah tak lagi kucing kucingan. Para pelaku semakin berani main Pulgar.
Hanya hitungam menit dari Bangko, tepatnya di Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Mesumai bisa terlihat alat alat Exavator bekerja dengan bebas.

PD (45), warga Desa Pulau Baru mengakui bahwa saat ini hanya 7 alat berat Exavator yang terpantau melenggang bebas sedang beroperasi tanpa ada rasa takut.

“Sebulan yang lalu ada 10 alat, main PETI di Desa Pulau Baru. Kini, tinggal 7 alat lagi. 3 alat sudah keluar,” kata PD, saat dikonfirmasi media ini.

Para cukong dan pemilik alat tersebut, lanjut PD, sebanyak enam orang. Mereka dari asal dari tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Muara Siau, Kecamatan Bangko Barat, Kecamatan Bangko.

“Ado Patkan asal C2, satu alat. Taat Talangkawo, satu alat dari Kecamatan Bangko. Jon Siau, dua alat Kecamatan Muara Siau. Emil Pl Rengas, satu alat. Begel asal C1, satu alat, dan Saleh Biuku Tanjung satu alat, Kecamatan Bangko Barat. Itulah, nama pemilik 7 alat yang beraktifitas PETI di Desa Pulau Baru saat ini,” papar PD.

Tak hanya PD, warga Pulau Baru lainnya sebut saja AN, (30) juga tak menapik jika 7 alat Desa Pulau Baru sudah diobrak abrik pengusaha PETI mengunakan alat berat.

“Iya, kita akui itu, hanya tinggal 7 alat berat lagi yang bekerja. Dulu hanya sedikit, masuk lagi alat sampai banyak begini,” beber AN.

AN berharap, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Aparat Penegak Hukum (APH), turun ke lokasi guna mengatasi masalah tersebut.

“Intinya, kami sangat berharap Pemerintah dan APH, peka terhadap permasalahan ini. Masyarakat saat ini, gak bisa berbuat banyak,” pintanya.

Sementara itu, Kades Pulau Baru Muis dikonfirmasi media ini melaui via Whatsaap, sepertinya enggan menjawab pertanyaan.

Pesan hanya dibaca tapi tidak di balas, begitupun di konfirmasi melalui via Telpon, Hp bernada aktif tapi tidak diangkat. (*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.