28/11/2021

Tiga Hari Terakhir, Tim Evakuasi Fokus Gunakan Alat Berat

1 min read

BANGKO- Upaya evakuasi terhadap 11 korban tewas di tambang lubang jarum, wilayah Desa Simpang Parit,  Kecamatan Renah Pembarap terus dilakukan.

Berbeda dengan hari-hari sebelumnya proses evakuasi hari ini, Jumat (4/11), difokuskan dengan memaksimalkan penggunaan alat berat.

Hal ini dikatakan, Kompol Asep, Komandan Bataliyon B Pelopor. Bahwa alat berat difokuskan mengeruk dasar sungai, tempat yang diperkirakan ada korban  dibawahnya.

“Penyedotan menggunakan mesin tetap dilakukan, namun tidak menjadi fokus utama. Alat berat menggali lobang dari dasar sungai, dimana diperkirakan keberadaan korban berada di sekitar tersebut,” jelas Asep.

Derasnya arus air sungai dan keras napal,  disebut Kompol Asep, menjadi kendala bagi tim evakusi dan alat berat juga tidak bisa bekerja dengan cepat.

“Sekarang kesulitan kita karna napal cukup keras, kita butuh cakar harimau eksapator yang tangguh,” ujar koordinator lapangan evakuasi ini.(TM07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *