28/10/2021

Selain Tanpa Papan Merk, Proyek Rehabilitasi SMAN 9 Muara Madras Diduga Syarat Gunakan Kayu Racuk

1 min read

BANGKO – Sejatinya sebelum pengerjakan proyek terlebih dulu papan informasi (Merk), di pasang sebagai bentuk transpransi dalam pengunakan uang rakyat.

Namun, lain hal nya pada proyek rehabilitasi Sekolah Menengah Atas (SMAN ) 9 di Desa Madras Kecamatan Jangkat yang sedang berlansung di kerjakan saat ini.

Soalnya, selain tidak ada papan merk proyek dan berapa anggarannya, rehabilitasi bagian atap tersebut di sinyalir mengunakan kayu muda dan kayu racuk.

” Nampaknya ini proyek. Tapi kami tidak tau berapa anggaranya karena tidak di pasang papan merk oleh pihak sekolah,” ungkap warga Muara Madras ke media ini minta namanya tak di catut beberapa hari yang lalu.

Sepertinya, kata sumber, proyek ini patut diduga segaja di tutup tutupi oleh pihak sekolah, untuk bermain mata. Parahnya lagi, lihatlah kayu yang di pakai untuk penyangga atap kayu muda dan terbilang kayu lembut.

” Lihat lah, banyak kayu muda sekelas kayu racuk, yang di pakai pihak kepala sekolah untuk talang atapnya. Mungkin kepesek berngagapan ini jauh dari pantau media, maknya dia sekehendak hati aja.

“Biasanya, kalau konsultan buat gambar dan analisanya minimal kayu yang di pakai kelas dua, beda dengan yang dipakai pihak sekolah saat ini. Untuk lebih jelas tanyalah Kepala sekolahnya, ini dana asal usulnya dari mana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepsek SMAN 9 yang bertangung jawab pekerjaan tersebut yakni Lukman dikonfirmasi melaui via ponsel Hp terkait pekerjaan tersebut belum menjawab.

Beberapa kali di hubungi melalui telpon tidak diangkat. Begitu juga melalui pesan Whatsaap, pesan tersebut tidak baca, juga tidak di balas.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *