25/10/2021

Ribuan Bibit Karet Dan Pupuk Bantuan APBN Untuk Desa Telun Tuai Sorotan

2 min read

BANGKO – Sedikitnya 11 ribu lebih bibit karet teruntuk Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan tahun 2020 tuai masalah.

Pasalnya, bantuan pemerintah pusat melalui dana APBN yang di salurkan Dinas Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Merangin pada program refitalisasi kebun karet hingga saat ini di duga tidak terealisasi.

Terlebih lagi, kabar terbaru sejak di serahkan bibit tersebut tak di urus, dan dibiarkan terbengkalai yang ditumpukkan di belakang rumah pengurus kelompok tani sendiri serta warga yang mendapatkannya yakni Hermina, Bambang, dan Joni.

” Iya, ada bantuan bibit karet dan pupuk tahun 2020 bagi Kelompok Tani Desa ini. Tapi, tidak ditanam lantaran tidak ada lahan,” ujar warga Desa itu minta namanya tak di catut ke media ini Selasa (1/2).

Selain bibit karet, 3,5 ton pupuk juga patut di pertanyakan. Karena, sejauh ini tidak ada pembagian terhadap yang mendapatkan bantuan tersebut.

” Apakah di jual oleh pengurus, kita belum tau. Soalnya, saya yang mendapat bantuan itu tidak dapat bantuan pupuk,” imbuh sumber lagi.

Yang jadi pertanyaan, tegas sumber, bagaimana Kelompok Tani (Poktan) membuat pengajuan agar mendapat bantuan tersebut. Sedangkan untuk lahan sendiri di Desa Telun ini terbatas.

” Taulah kito, mano ado lahan puluhan 23 hektar di Desa Telun ini. Sayo raso ado yang membuat laporan piktif untuk mendapat bibit karet dan pupuk ini. Tengoklah, kini ko mubazir banyak yang dak di tanam, adolah di letak di belakang rumah yang dapat,” paparnya.

Kadis Perkebunan dan Perternakan Kaprawi dikonfirmasi beberapa Minggu yang lalu membenarkan adanya bantuan bibit karet dan pupuk untuk Desa Telun.

” Iyo dindo, untuk Desa Telun tahun 2020 luas lahan 23 hektar, bantuan bibit karet 500 batang per hektar, kalau pupuk 3450 kilo,” singkat Kaprawi.

Sedangkan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Abdurrahman yang tak lain juga Kadus di Desa itu di konfirmasi soal ini melalui pesan Whatsap diam seribu bahasa. Pesan hanya di baca, tapi tidak di balas (*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *