28/10/2021

Program Bantuan Rumah Swadaya PUPR Tabrak Aturan

1 min read

BANGKO – Penyaluran Program bantuan Swadaya dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI) yang berlokasi di Kecamatan Tabir Barat kabupaten Merangin Jambi kembali menuai kontroversi.

Pasalnya, tahapan proses pembangunan program tersebut bermasalah dengan aturan baku, dengan tidak merujuk pada aturan yang ada, sehingga program tersebut di sinyalir tidak mengikuti aturan sebenarnya sehingga penerima bantuan merasa ada yang tidak beres dalam tahapan realisasinya.

Dalam aturan yang mengatur realisasi pengglontoran dana tersebut dio kerjakan secara swadaya oleh masyarakat penerima bantuan, namun fakta yang terjadi di lapangan pekerjaan tersebut di lakukan oleh pihak ketiga.

“Memang dikerjakan oleh pihak ketiga, dan tidak dikerjakan swadaya oleh masyarakat,” ungkap Iin Kepala Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir barat saat di bincangi terasmerangin.com melalui ponsel pribadinya

Hal senada juga di utarakan oleh Yusman (60) warga Desa Muara Kibul yang merupakan penerima bantuan program bantuan rumah swadaya dari Kementrian PUPR.

“Yang kerja semua tukang, kami hanya terima beres, tidak ada melibatkan kami, tidak tau berapa anggarannya, yang jelas barang sudah kami terima dan jadi,” beber Yusman.

Hal tersebut tentu bertentangan dengan aturan yang terlah di tetapkan, dimana pekerjaan yang seharusnya di lakukan secara swadaya malah di pihak ketigakan demi mencari keuntungan.

Sementara itu, Kabid Perumahan Dinas Perumahan Perkotaan dan Kebersihan kabupaten Merangin Zainal, saat di konfirmasi melalui ponsel pribadinya hanya menjawab sedang rapat.

“Saya sedang rapat dengan pak Roy,” tulisnya dalam pesan singkatnya.(TM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *