28/11/2021

Polres Merangin Kantongi Nama Pemilik Alat Berat yang Diamankan di Tabir Barat

2 min read

BANGKO- Polres Merangin sejauh ini terus menindaklanjuti terkait diamankannya lima alat berat di wilayah Tabir Barat, Jumat (12/03/2021) lalu.

Selain sudah memanggil sejumlah saksi, termasuk Kepala Desa Batang Kibul terkait kepemilikan alat berat tersebut. Polres Merangin juga sudah mengantongi nama-nama pemilik alat berat tersebut.

Ini diungkap Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan. Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi yang ada di lokasi termasuk Kepala Desa dan beberapa tokoh masyarakat untuk mencari siapa pemilik alat berat tersebut.

“Pemeriksaan kepada kepala desa bahwa lokasi diwilayah desa Batang Kibul bukan merupakan tempat untuk PETI dan beliau sampaikan alat-alat tersebut tidak tau hadirnya kapan dan tidak tau apakah digunakan untuk lain-lain,” kata Kapolres, Selasa (16/03/2021).

Namun dari pemeriksaan sejumlah saksi tersebut diungkapkan Kapolres pihaknya sudah mengantongi beberapa nama yang diduga pemilik alat berat tersebut.

“Sudah beberapa nama yang kami kantongi, kami juga akan melakukan pemanggilan karena sampai saat ini yang bersangkutan juga ataupun yang mengaku kepemilikan alat tersebut belum ada menyampaikan kepada kami, tetap akan kami lakukan pengejaran terhadap nama-nama dan kami akan melakukan pembuktian apakah alat-alat tersebut digunakan untuk pertambangan emas tanpa izin atau pun kegiatan-kegiatan lainnya nantinya prosesnya akan kami kabarkan perkembangannya,” jelas Kapolres.

Kapolres juga mengatakan pihaknya sudah membawa satu unit alat berat yang diamankan di Tabir Barat lalu dan dititipkan di Polsek Bangko.

“Sudah satu alat kami bawa ke Polsek Bangko, untuk yang lain karena prosesnya agak sulit medannya saat ini tim juga masih mensurvey untuk membawa alat tersebut ke Polres Merangin,” ujarnya.

Untuk mendalami kasus ini, Kapolres juga menyebutkan pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak Dirkrimsus Polda Jambi dan Polres Muara Bungo.

“Karena kami belum tau juga untuk TKP ataupun nanti alat tersebut dapat dibuktikan digunakan untuk hal tersebut apakah berada di wilayah Merangin ataupun bukan,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *