25/10/2021

Polres Bidik Pemilik dan Pemodal Tambang Lubang Jarum

1 min read

 

BANGKO-Upaya pencarian terhadap 11 penambang tewas di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, masih terus dilakukan tim evakuasi. Namun hingga saat ini belum juga membuahkan hasil.

Terkait tragedi itu Polres Merangin juga melakukan proses hukum. Bahkan sejauh ini Polres Merangin sudah memanggil 4 orang saksi.

Hal ini diungkapkan Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga. Dikonfirmasi sejumlah wartawan, Munggaran mengatakan pihaknya sudah mendapati nama-nama pemilik dan pemodal PETI lubang jarum.

“Sudah 4 orang saksi kita mintai keterangan terkait itu. Kita mengarah ke pemilik dan pemodal, sudah ada beberapa nama mengarah kesitu (Pemilik dan Pemodal),” ujar Kapolres, Selasa (1/11).

Ditanya terkait proses evakuasi terhadap 11 korban tewas, Kapolres mengatakan alat berat sudah berada dilokasi dan upaya mengurangi aliran sungai Merangin ke lokasi juga sudah dilakukan.

“Sudah masuk alat berat, tim bersama warga juga menutup lubang dengan karung yang diisi pasir. Debit air sudah banyak berkurang,” ungkap Kapolres.(TM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *