26/05/2022

Pol PP Merangin Diduga Rekrut Lima Anggota Bodong, Beredar Kabar Satu Orang Dibandrol RP 25 Juta

1 min read

BANGKO – Beredar kabar Pol PP Kabupaten Merangin tahun 2021 sekitar bulan tiga lalu diduga merekrut lima orang anggota ‘Bodong’ yang tidak sesuai aturan.

Namun mirisnya, dari ke lima orang tersebut, tiga diantaranya diduga di pungut uang pelicin sekitar Rp 75 juta. Sedangkan, yang dua orang anak dari pejabat dalam intansi penegak Perda tersebut itu sendiri.

“Kan begini ceritanya, ada lima anggota Pol PP yang keluar. Dari lima orang tersebut, satu meninggal, satu lulus CPNS, dua di pecat, dan satunya mengundur diri. Nah, untuk menggantikan orang lima itu, Pol PP merekrut kembali anggota,” kata sumber dari dalam instansi tersebut ke media ini Senen (10/5).

Yang di sayangkan, lanjutnya, dalam penerimaan kelima orang tersebut, Pol PP ini tidak mengikuti aturan yang ada sebagaimana yang termaktub dalam PP 16 tahun 2018 tentang tugas dan pungsi Pol PP.

” Asal terima aja, kan jelas aturanya setiap anggota baru harus mengikuti diklat selama tiga bulan sesuai PP 16 tahun 2018 pasal 19 Pol PP wajib melakukan pelatihan dasar, wajib hukumnya, bukan harus. Artinya, kelima orang ini bodong, karena tidak mengikuti aturan yang ada,” tambah

Yang mencorengnya lagi, tutur sumber,. Dalam penerimaan tersebut, dari lima orang tiga orang lainya di bandrol Rp 25 juta. Kalau yang duanya, anak dari pejabat dari dalam itu sendiri.

“Kebetulan ketemu dengan bapak yang masuk Pol PP tu. Dio cerito jika ado orang dalam suruhan dari Kasubag minta jemput 25 utuk uang pelicin anaknya masuk Pol PP, itu ceritonyo,” tukasnya.

Sementara, Plt Kasat Pol PP Kabupaten Merangin Sabraini, membantah hal tersebut. Dengan ringkas dia menjawab “Dak ado”tukasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.