21/10/2021

PKKPM Tabir Barat Dinilai tak Tepat Sasaran

2 min read

BANGKO – Program Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) yang mengalokasikan dana Rp 3 miliar untuk meningkatan Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Masyarakat (PKKPM untuk tiga desa di tabir Barat dinilai tidak tepat sasaran.

Seperti di Desa Talentam, selain dinilai tak tepat sasaran, program itu terkesan mubazir. Sebab anggaran yang digunakan untuk membeli mesin penumbuk padi (Heler), tujuh kolam ikan dan dua mesin perontok padi, semuanya tak bisa dimanfaatkan.

Hal ini diungkapkan Rahman (42), warga Desa Talentam, bahwa seharusnya, progaram tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga berbasis masyarakat.

” Kenapa saya bilang patut dipertanyakan, karena masyarakat disini sudah heboh banyak bertikai gara gara anggaran Rp 690 juta itu ,” ujar Rahman.

Dia menceritakan, sejak awal pengajuan anggaran tersebut beberapa  anggota dan ketua kelompok saling bersiteru. Bahkan, sampai anggaran itu dicairkan perseteruan itu terus berlanjut.

” Wajar anggota ribut, karena dana yang cair untuk membuat kolam ikan, mesin perontok padi dan mesin penumbuk padi. Sementara potensi itu didesa tidak ada,  apa lagi ketua  TPK (Tim Pengelola Kegiatan) sendiri yang mengerjakan, tanpa ada koordinasi, ” tutur Rahman.

Sementara Ketua TPK, Amin, membantah jika anggaran tersebut disebut aburadul. Ia menjelaskan waktu mengerjakan fisik terlalu sempit karena anggaran yang dicairkan dipenghujung tahun 2015.

” Ya, bagaimana lagi anggaran cair penghujung tahun, sementara kita dituntut menyelesaikan tahun itu,  mana terkejar. Makanya, kami kerjakan tanpa jangka waktu. Dibulan Juni 2016 proyek itu selesai,” sebut Amin.

Amin, juga mengakui kalau proyek tersebut anggarannya Ia kelola sendiri. ” Kalau salah, dari awal, realisasi akhir juga bermasalah. Bahkan, waktu saya dipanggil penyidik saya akui salah, karena ada sisa anggaran lebih kurang Rp 70 juta saya makan, tanpa ada laporan,” pungkasnya.(TM08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *