26/01/2022

Pemilik CV. Catut Umar Sebagai Rekanan Turap Yang Ambruk,,!! Umar: Awas Anton Nanti Saya Tuntut

2 min read

BANGKO – Ambruknya proyek turap yang baru seumur jagung diduga asal jadi di Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir, yang di kerjakan CV. Permana Sanjaya tahun 2020 lalu sepertinya bakal berbuntut panjang.

Pasalnya, Anton selaku pemilik perusahan terang terangan mencatut nama Umar, warga Mampun sebagai pemilik dan pemborong proyek bernilai 700 juta itu.

Tapi nyatanya, Umar hanya sebagai keamanan agar tidak ada tangan tangan jahil remaja setempat mengganggu selama proyek tersebut di kerjakan.

Dengan logat tegas Umar yang dikonfirmasi Senen (15/11), lansung membantah. Bahkan, dia akan menuntut Anton jika masih mencatut namanya.

“Bukan dak ado dak, bukan aku pelaksananyo dak. Kemaren lah sayo telpon Anton, sayo bilang jangan catut nama saya di media bahwa saya yang ngerja proyek ini, nanti saya tuntut,” jawab Umar saat mengklarifikasi hal tersebut ke Anton.

Umar menegaskan, bahwa bukan dirinya yang mengerjakan proyek yang ambruk tersebut. Ia juga siap berhadapan dengan Anton guna menyelesaikan persoalan ini.

“Gini bae, kau rekam cakap mamak la, kamu kasih Anton dengar, jika dia macam macam telpon aku, nak aku kejar dio ke Bangko,” tegas Umar dengan logat dusunnya.

Sebenarnya, lanjut Umar, yang mengerjakan proyek tersebut bukan dirinya melainkan Anton sendiri.

” Ceritanya begini, itu paket proyek paket saya. Dia minta sama saya, pakai perusahan dia, proyek itu tetap nama saya. Tujuannya, supaya tidak diganggu preman ganggu dilokasi priyek, itulah komitmennya. Yang mengerjakan tetap Anton, saya tukangnya aja tidak kenal,” papar Umar lagi.

Yang di sesalkan, lanjut orang yang akrab di panggil mamak ini, kenapa Anton terlalu berani menjual nama dan mencatut namanya.

“Kemaren aku tanyo dio ngapo nyebut namo mamak, dio bilang demi Allah mak dak ado aku nyebut nama mamak idak, cuma aku nyebut mamak yang punyo proyek itu,” sebut Umar.

Sementara Direktur CV. Permana Sanjaya Anton dikonfirmasi soal ini melalui via Whatsapp tak bergeming dan diam seribu bahasa. (*)

Penulis/Editor/ Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.