28/10/2021

Oknum Kades di Merangin Kepergok Karoke Bersama Wanita Penghibur di “Bungo Sambil Tegak Miras”

2 min read

BANGKO – Sepatutnya sebagai Kepala Desa itu memberi contoh yang baik terhadap masyarakat, bukan sebaliknya.

Apa lagi minum minuman keras dan berjoget sambil bernyanyi dengan wanita penghibur di salah satu tempat karoke.

Begitulah TN, oknum Kepala Desa di Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin. Dia ‘terciduk’ sedang bernyanyi di salah satu tempat karoke dengan wanita penghibur tempat karoke keluarga di Kabupaten Bungo.

Sambil melantun lagu, TN tanpak berduit dengan teman wanitanya sambil pelukan. Di sinyalir, TN ini pengaruhi minuman keras karena di atas meja dalam room tersebut terdapat sepasang minuman keras jenis bir bintang.

” Iya itu memang Kepala Desa Kecamatan NTT. Kadesnya berdua, wanitanya juga berdua. Jadi pasangan mereka,” ungkap Sumber minta namanya di rahasiakan kemedia ini Kamis (19/2).

Menurut sumber, terciduknya Kades tersebut, sekitar dua Minggu tepatnya tanggal 29 bulam satu sekitar pukul 20.00 Wib, malam.

“Bukan kami sengaja, kebetulan ingin bertemu dengan bos kami di Bungo. Tau tau, kami lihat ada Kades tersebut masuk ke tempat karoke. Kami buntuti, saat mereka lagi nyanyi kami masuk, tiba tiba mereka marah sambil mengancam,” tutur sumber lagi.

Tak lama kemudian, tegas sumber, dia mencoba mempetanyakan kenapa Kades mengancam.

” Sempat ribut kami dengan Kades itu. Sayo di ancam dan pantek pantei nyo,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa berinisial T itu, di konfirmasi soal melalui sambungan hp nya membenarkan tersebut.

” Dapat informasi dari mana, sekarang gini be dindo kalau ke tempat hiburan itu memang betul, kebetulan waktu itu sayo mencari alat mobil kebetulan dak ado. Dari pada iseng iseng sayo pergi ke tempat karoke keluarga, tentu ada izin, siapapun boleh masuk,” jawab Kades tersebut.

Namun, setelah itu ungkap Kades, sedang asik bernyanyi, tiba tiba masuk orang yang tidak di kenal bagaimana persaan saat itu. Semestinya, marahkan tetapi tidak marah di suruhlah dia keluar.

” Bagaimana persaaan kita kalau ada tamu masuk tapi tidak kita kenal. Tapi kami suruh dia keluar, malah dia yang marah,” cerita Kades.

Meski demikian, ujar Kades, baginya persoalan ini cukup sampai di sini. Kalau di pikir yang tidak punya etika siapa.

” Dek, abang bilang kedio kito bergaul be, masalah sepele kayak itu nian. Boleh bakawan dengan kades ko asal saling jago,” pungkasnya. (*)

Penukis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *