26/05/2022

Obrak Abrik Hutan Desa Kerjasama Dengan Cukong PETI, Kades Koto Tapus: Iya Itu Kemaren, Kini Dak Lagi Alat Lah Pindah

2 min read

BANGKO – Kepala Desa Kecamatan Jangkat Timur yang satu ini memang luar biasa. Pasalnya, usai viral karena nikah siri tanpa sepengatauan isteri sahnya, Kades bernama Bambang ini kembali berulah.

Dia diduga bekerja sama dengan cukong Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggasak hutan milik Desa Koto Tapus di Sungai Mantong Kecamatan Jangkat Timur.

Dari mengobrak abrik hutan Desa itu, Bambang dikabarkan mendapat sejumlah sebagaian ‘Upeti’ dari cukong PETI sebagai pemilik lokasi.

” Iyo ndo, hutan milik Desa di Sungai Mantong itu yang gasaknyo. Cukong itu dari Muara Siau, dio dapat bagian sekian parsen karena lokasi dio,” kata beberapa warga Koto Tapus ke media ini Selasa (23/3).

Sumber meneruskan, diminta ke pihak media agar menyembunyikan indentitas dirinya. Sebab, Kades tersebut masih ada hubungan keluarga.

” Tolong nian jangan kasih tau informasi dari kami. Dio itu keluarga kami lah, tapi perangainyo luar biaso nian. Mungkin lah taukan, bini dio dicampaknyo, udah tu nyo nikah nikah siri pulo,” tutupnya.

Sementara itu, Kades Koto Tapus Bambang di konfirmasi melalui suakanya oknum LSM bernama Sara’i, membenarkan Kades melakukan aktifitas PETI tersebut.

” Dulu iyo, tapi kini tidak lagi sejak dio bertikai dengan isteri karena nikah lagi. Kini yang ngurus masyarakat lah,” Jawab Sara’i memberikan keterangan ke media ini.

Saat ditanya Sara’i, apakah benar hutan milik desa yang dijadikan aktifitas tambang ilegal? Sara’i mengatakan memang benar, tapi saat ini tidak lagi, karena alat sudah daerah Sungai Licin.

“Sembilan hari yang lalu masih lah, kini alat berat lah pindah ke Sungai Licin mengolah lokasi orang Desa Muara Pangi,” pungkasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.