26/05/2022

Lanjutan Sidang Kasus PETI, Keterangan Saksi Ahli Perkuat Pasal yang Disangkakan Pada Terdakwa

1 min read

BANGKO- Sidang kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menjerat tiga warga Bungo kembali digelar Pengadilan Negeri Bangko, Kamis (01/04/2021).

Sidang keempat kasus PETI dengan terdakwa M Ikhsan (45), Benny Noven (41) dan Ghufron (38) ini masih dengan agenda pemeriksaan saksi dan diselenggarakan secara online.

Sidang kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi ahli dari dinas kehutanan provinsi Jambi.

Berdasarkan pantauan media ini keterangan saksi ahli makin menguatkan pasal yang disangkakan pada terdakwa yakni Pasal 89 Ayat (1) Huruf a dan b Undang-undang nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan.

Saksi ahli dalam keterangannya menyampaikan bahwa aktivitas PETI yang menjerat tiga warga Bungo tersebut berada di kawasan hutan produksi (HP).

“Dari peta yang kami miliki itu (Aktivitas PETI) dalam (Kawasan) hutan produksi,” kata Saksi.

“Di lokasi bekas galian juga ada perangkat untuk PETI, ada asbuk, pondok,” ujar saksi lagi.

Sementa itu Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin, M Fajrin usai sidang mengatakan dari keterangan saksi aktivitas PETI tersebut berada di kawasan HP.

“Dari keterangan ahli, bawah terdakwa melakukan melakukan aktivitas peti dalam kawasan HP,” sebut Fajrin.

Selain Pasal 89 Ayat (1) Huruf a dan b Undang-undang nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan hutan.

Tiga terdakwa juga dijerat pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2020 perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.