17/08/2022

Kinerja Pengawas P3A Merangin Lemah, Pekerjaan P3A Asal Jadi

1 min read

Bangko – Kinerja pengawas program Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) kabupaten Merangin lemah, hal tersebut dibuktikan dengan minimnya pengawasan terhadap kegiatan yang tidak sesuai dengan spesifikasi kegiatan yang tertera di dalam Rencana Kerja yang telah di tetapkan.

Melaksanakan pengawasan kegiatan di luar daerah kerja membuat realisasi kegiatan program P3A terkesan asal jadi, dan jauh dari yang di targetkan oleh pemerintah.

“Kalo gitu ngawasnya, sama aja boong dong, kok ngawas kerja di Merangin dari Jambi, kan tidak tau hasil kerja disini seperti apa,” Sesal salah seorang warga Tanjung Ilir D saat dibincangi media ini.

D sangat menyayangkan sikap pengawas ini, yang tidak focus terhadap kinerjanya di lapangan, karena apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan standar kinerjanya sebagai seorang pengawas lapangan.

“Gimana mau bagus hasilnya, kalau pengawasnya saja dijambi, harusnya standby la di bangko, jadi hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, pengawas P3A Merangin Rozali saat dibincangi media ini melalui ponsel pribadinya enggan memberikan komentarnya terkait dengan lemahnya pengawasan program P3A di Kabupaten Merangin.

“Sayo kan dak kenal samo awak, siapo dari mano, sayo kalo dak kenal sayo dak mau jawab,” ungkap Rozali

Bahkan Rozali menuding media ini melakukan pemberitaan secara sepihak dan tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pelaksana kegiatan.

“Awak ni kan memberitakan sepihak, dak do konfirmasi, kegiatan itu salahnyo dimano,” Tanya Rozali

Diberitakan sebelumnya bahwa kegiatan P3A Desa Tanjung Ilir Kecamatan Tabir tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertera didalam Rencana Anggaran Biaya dan konstruksinya.

Penulis : Andy

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.