21/10/2021

Kasus PETI yang Menjerat Tiga Warga Bungo Naik Meja Hijau

1 min read

BANGKO- Kasus pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang menjerat tiga warga Bungo terus bergulir. Kini kasus tersebut sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Merangin ke Pengadilan Negeri.

Kepala Kejaksaan Negeri Merangin, Martha Parulina Berliana dikonfirmasi membenarkan pelimbahan kasus tersebut ke Pengadilan Negeri.

“Iya, Selasa kemaren sudah dilimpahkan ke pengadilan. Enam hari setelah berkas tahap II diterima dari penyidik Polres,” kata Martha, Rabu (10/3/2021)

Untuk penetapan agenda sidangnya, dikata Martha pihaknya masih menunggu jadwal dari Pengadilan Negeri.

“Kapan penetapan hari sidangnya, itu kewenangan pengadilan. Kita menunggu proses persidangan,” sebutnya.

Martha menyebutkan untuk ketiga tersangka masih dititip di tahanan Polres, namun kewenangan penahan sudah beralih ke majelis hakim dan status tahanan adalah tahanan hakim.

Kasus PETI yang menjerat tiga warga Bungo ini berkasnya diterima Kejari Merangin dari penyidik Polres Merangin, Rabu (03/03/2021) lalu.

Tiga tersangka merupakan warga Kabupaten Bungo yakni Benny Noven (41) Ghufron (38) dan Muhammad Ikhsan (45), sementara barang bukti kasus ini berupa satu unit alat berat jenis excavator merk CAT, Satu unit mobil trado dan satu unit dump truk dan 20 item lainnya yang berkaitan dengan kasus itu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *