25/10/2021

Kades Muara Jernih Kembali Akan Dilaporkan ke Polisi

1 min read

BANGKO- Kepala Desa (Kades) Muara Jernih, Kecamatan Tabir Ulu, AH (38) kembali akan dilaporkan warganya ke Polisi. Jika sebelum dilaporkan ke Polsek Tabir Ulu karena diduga menarik paksa tangan istri orang.

Kali ini, pemangku adat Desa Muara Jernih ini akan dilaporkan ke Polisi karena dinilai warganya melanggar adat, etika dan moral. Tidak hanya itu, pelaporan juga terkait pemotongan gaji perangkat desa sebesar Rp 500 yang tidak jelas alasannya.

” Kami berniat melaporkan Kades, karena sudah tidak menjalankan amanah. Kemudian tidak punya etika, moral, sebagai pemimpin, salah satunya mematikan lampu dipentas saat acara pernikahan dengan tujuan berjoget rame-rame,” kata Edi, warga Desa Muara Jernih.

Disambungkannya, persoalan ini sebenarnya sudah dirapatkan diinternal Desa. Bahkan AH juga mengakui melakukan delapan pelanggaran, dari sepuluh dugaan pelanggaran yang dikenakan di depan Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Muara Jernih.

“Kades ini tak bisa dibiarkan lagi, dari sepuluh dugaan menyalahi etika dan moral, delapan diakui oleh kades kala dirapatkan oleh BPD. Salah satunya, dilaporkan oleh suami DW korban penarikan tangan dan itu sudah dilaporkan ke Polsek Tabir,” jelas Edi.

Sementara Kades Muara Jernih AH sampai berita ini diturunkan belum bisa dikomfirmasi. Dihubungi, melalui via ponsel pribadinya bernada tidak aktif, di SMS tak dibalas.(TM08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *