20/10/2021

Enggan Terlibat, Zainal Berkilah

2 min read

BANGKO – Kisruh dugaan penyelewengan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang di kucurkan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rayat (PUPR) RI pada tahun 2015 di Kecamatan tabir barat senilai Rp 4,2 Miliar terus menjadi sorotan.

Kali ini giliran Kabid Perumahan Dinas Perumahan Perkotaan dan Kebersihan (DPPK) kabupaten Merangin Zainal, yang mulai berkilah dari beban dan tanggung jawabnya sebagai lembaga pengawaswan dalam kegiatan BSPS Kementrian.

Zainal menyebutkan bahwa dirinya pihaknya, yang dalam hal ini Bidang Perumahan DPPK Kabupaten Merangin bukan merupakan lembaga pengawasan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, melainkan pengawas secara umum.

“Kami tidak ada wewenang disini, kami hanya melakukan pengawasan secara umum disini, bukan pengawas,” ungkap Zainal saat di bincangi terasmerangin.com diruang kerjanya.

Menurut Zainal, pengawasan yang di lakukan oleh Bidang Perumahan DPPK Kabupaten Merangin terkait dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut bukan merupakan pengawasan audit, melainkan pengawasan secara administrasi.

“Pengawasan yang kami lakukan mulai dari sosialisasi sampai dengan pengawasan administrasi, bukan melakukan pengawasan audit,” jelasnya.

Sementara itu, Zainal juga menyebutkan bahwa pihaknya pernah melakukan penangan yang serius terkait dengan keluhan warga yang terjadi, sehingga menimbulkan dugaan penyelewengan dana bantuan ke penerima.

“Kita pernah mendapatkan keluhan dari warga terkait dengan kualitas bahan yang tidak sesuai, dan kita langsung turun dan meminta pihak Iin selaku penyelenggaran kegiatan (pihak ketiga) untuk mengganti bahannya sesuai dengan spesipikasinya,” katanya.

Hal tersebut tentu bertentangan dengan apa yang menjadi pernyataan Zainal sebelumnya yang mengatakan bahwa pihaknya bukan sebagai lembaga pengawasan dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, pihak ketiga (Supliyer) Iin, yang tidak lain merupakan Kepala Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi belum bisa di hubungi, sampai dengan berita ini di turunkan.(TM02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *