30/06/2022

Dugaan Fiktif Dana Replanting 39 Miliar Disbunhut Merangin Mencuat

2 min read

Bangko – Dugaan penyelewengan dana senilai Rp 39 Miliar yang dikelola oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Merangin tahun 2019 muncul Kepermukaan.

Pasalnya dana yang dikuncurkan oleh pihak Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) guna peremajaan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Merangin dengan lahan seluas 1650 ha tersebut diduga fiktif.

Pihak Disbunhut Kabupaten Merangin selaku leading sector kegiatan replanting tersebut diduga melakukan pemalsuan data replanting.

Bahkan dari data yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan bahwa pekerjaan replanting sawit yang dikerjakan melalui KUD Gapoktan dan para petani sawit di wilayah Kabupaten Merangin diduga melakukan pemalsuan data pekerjaan replanting 2019 seluas 1650 Ha dengan total anggaran Rp 39 miliar.

“Ada KUD dan Gapoktan di Wilayah saya, waktu pengajuan lahannya hamper 50 Ha lebih, lahan yang dikerjakan tidak sampai segitu, bahkan separonya tidak sampai, tapi dilaporan dibuat sesuai dengan pengajuan awal dulu,” sebut sumber yang enggan di sebutkan namanya.

Ditambahkan sumber, bahwa kejadian tersebut terjadi hamper di seluruh wilayah Kabupaten Merangin yang mengajukan program replanting ini.

“Jelas ada permainan antara Disbunhut dengan petani, karena semua berkas administrasi dan pengawasan itu dilakukan oleh pihak Disbunhut Merangin,” beber sumber

Terpisah Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Merangin kaprawi saat dibincangi media ini sontak kaget mendengar hal tersebut, dan mengatakan bahwa hal tersebut didapat dari mana.

“Dari mana dapat datanya, kok lengkap nian, memang administrasi dan pengawasan kita yang pegang,” ujar Kaprawi

Kaprawi juga mengatakan bahwa aliran dana tersebut berasal dari BPDPKS dan pekerjaannya langsung dikerjakan oleh petani melalui Gapoktan dan KUD masing2 sesuai dengan pengajuannya.

“Dana itu dari BPDPKS, yang diambil dari CPO, dan yang kerja KUD dan Gapoktan, sesuai dengan pengajuan mereka,” tutup kaprawi.

Penulis : Andy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.