26/05/2022

Disdik Ancam Tiga Sanksi Berat Bagi Oknum Kepsek Dan Guru Agama ‘Tertangkap Karena Asusila’

1 min read

BANGKO – ES (50) oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang di grebek warga bersama wanitanya yang berprofesi sebagai guru agama yakni HM (50) di salah satu Perumahan di Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan sepertinya semakin rumit.

Soalnya, sebagai ASN, di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, ES telah diduga menoreh noda hitam dengan kasus ‘Asusila’ Hal ini tentu sangat menampar, bagi instansi Disdik tersebut.

Semestinya, dia ES, memberikan contoh yang baik sesuai dengan profesinya sebagai guru terhadap masyarakat. Bukan seperti yang terjadi saat ini, dimana ia ditangkap warga bersama dengan wanita yang bukan mahram.

“Kita telah panggil ES untuk cek kebenarannya dulu. Bila mengarah ke asusila dan perzinaan, tentu Disdik akan mengambil langkah langkah terhadap kasus ini,” kata Kepala Disdik Merangin M Zubir melalui Kabid Pembinaan dan Keternagakejaan Hajrul saat memberikan keterangan kemedia ini Senen (24/5).

Menurut Hajrul, ada tiga sanksi yang menunggu ES bila terbukti. Yang pertama, penurunan pangkat, kedua pencopotan jabatan, dan yang ketiga akan dilakukan pemecatan.

“Bila terbukti, Disdik Merangin akan memberikan sanksi tegas terhadap ES. Tiga sangsi itu Penurunan pangkat, pencopotan jabatan dan pemecatan,” imbuh Hajrul.

Untuk Aparatur Sipil Negaranya (ASN), lanjut Hajrul, Disdik Merangin akan melimpahkan kasus ini ke Badan Kepegawaian Pemberdayaan dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Merangin.

“Sekarang lagi tahap proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Setelah itu kita limpahkan ke BKPSDMD Merangin, Karena yang bersangkutan juga seorang PNS,”tukasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.