25/10/2021

Diduga Terlibat Bermain PETI, Kades Tanjung Dalam Tuai Sorotan

2 min read

BANGKO – Katanya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin tidak ada lagi, bahkan isunya nyaris tak ada lagi aktifitas ilegal tersebut.

Namun, kata kata itu sepertinya hanya “Bualan Belaka” nyatanya, di lapangan khususnya luhak 16 praktek mencuri kekayaan negara itu kian ngelunjak.

Bukan hanya masyarakat biasa saja, tapi oknum Kepala Desa yang mengabdi ke negara juga ikut handil dalam pemalakan isi perut bumi itu.

Sebut saja Robet, salah satu oknum Kades Desa Rantau Tanjung Dalam Kecamatan Lembah Masurai. Dia diduga telah lama melakukan aktifitas PETI ilegal.

” Eee lah lamo jugo lah, dio main PETI di Sungai Duo, dio jugo mengunakan alat berat.” sebut warga Tanjung Dalam minta namanya tak di catut saat memberikan informasi ke media ini Senen (22/3).

Setau sumber, bukan hanya Kepala Desa yang bermain PETI di Sungai Duo, tetapi sebagiannya ada juga yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kito malas ribut dan jelekin orang. Disungai Duo itu ado jugo PNS yang PETI, termasuklah Kades Tanjung Dalam,” imbuhnya.

Sementara itu, Kades Tanjung Dalam dikonfirmasi media ini terkesan mengelak. Ia mengatakan, itu kan kata orang.

“Itu kata orang, namun fakta nya saya biaso biaso bae. Mungkin karena aktifitas minyak alat berat lewat Tanjung Dalam maka orang menduga saya main PETI atau ado di dalamyo,” sanggah Kades melalui Whatsaap nya.

Kades mengakui, jika sekitar tiga bulan yang lalu dirinya pernah masuk kelokasi PETI tersebut. Tapi bukan untuk bermain PETI, melainkan meninjau lahan pertanian kelompok tahun 2016 silam yang diserobot orang.

” Pernah masuk ke lokasi PETI tiga bulan yang lalu, cek lahan pertanian yang kelompok tumbang tahun 2016 sebelum aktifitas PETI sudah di serobot orang. Mungkin itu penyebab orang beranggapan sayo main PETI,” tukasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *