26/05/2022

Diduga Ilegal Longing Kades Tiangko Buat Circel Tanpa Izin

2 min read

BANGKO – Kepala Desa Tiangko Rojali alias Nuai (48), Kecamatan Sungai Manau sepertinya tak lepas dari sorotan karena ulah dan perbuatannya Rabu (23/2).

Belum sempat diam, dugaan kasus pengelolaan Dana Desa tentang pengadaan proyek piktif dan menyunat honor guru ngaji, kini Kades yang sombong tersebut, kembali mendapat sorotan.

Ia dikabarkan diduga melakukan ilegal loging kayu TNKS, lalu di cetak sesuai ukuran dan pesanan melalui mesin Circle (Mesin Kayu Sarkel – red), yang disinyalir tanpa ada dokumen sedikitpun.

“Ya, Kades kami ado mesin kayu (Sarkel -red). Nampaknyo kayu TNKS yang di geseknyo. Ado meranti, jelutung, tembalun, macam macam lah, samo be dengan kayu Saumel,” kata warga Desa Tiangko minta namanya tak di tulis kemedia ini.

Setaunya, sambung sumber, jika buka usaha kayu harus diurus izinya dulu. Sepertinya, yang usaha yang dilakukan Kades Tiangko tidak punya izin.

“Sayo tengok tidak ada izin nyo dak, main hantam kromo be. Semestinya, Kades harus mencontohkan yang baik, bukan bermain ilegal loging kayak gitu,” tambahnya.

Sumber berharap DPMD, Inspektorat, dan aparat hukum dapat bisa menindak lanjuti persoalan usaha ilegal yang dibuat Kades Tiangko ini.

” Sebagai masyarakat kamk minta aparat penegak hukum, DPMD, dan Ispektorat turun kelapangan mengecek lansung apa yang di lakukan Kades ini,” tukasnya.

Sementara, Kepala Desa Tiangko Rojali alias Nuai di konfimasi media ini, membantah melakukan ilegal loging. Dia mengakatan, itu bukan kayu TNKS yang di olah, hanya kayu kebun.

“Kalau kayu, cuma kayu kebun. TNKS tidak ado di tempat kami dak. HP pun jauh jugo,” sanggah Rojali.

Saat ditanya, Rojali adakah izin waktu mendirikan usaha Circle (Sarkel – red)? Nuai terdiam, setelah itu dia mengakui jika usaha yang digelutinya tidak memiliki izin.

” Iyo Bos, yang jelas kayu kebun,” singkat Kades.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.