25/10/2021

Bibit Karet Yang Terbangkalai Desa Telun, Kabid Disbun: Kelompok Tani Harus Tanggung Jawab

2 min read

BANGKO – Terbengkalainya 11 500 batang bibit karet, dan 3,450 ton pupuk, bantuan dari Provinsi Jambi untuk di Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan, pada refitalisasi kebun karet tahun 2020 mendapat kecaman serius dari pihak Dinas Perkebunan Kabupaten Merangin.

Melalui Kabidnya, yakni Marzuan, meminta Kelompok Tani (Poktan) sebagai Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) harus bertanggung jawab Senen (15/3).

Sebab ribuan bibit karet tersebut di salurkan di bulan April tahun 2020 silam, sampai bulan Maret tahun 2021 saat ini bibit karet itu belum ada yang di tanam.

Bahkan, bibit tersebut saat ini masih terbengkalai di belakang rumah penerima dalam kondisi tak terurus dan memprihatinkan (rusak).

” Ya, kami sudah turun kelapangan kemaren untuk mengecek adanya laporan dari masyarakat terkait terbangakalainya bibit karet bantuan provinsi,’ tegas Marzuan.

Namun sayangnya, tutur Marzuan, pihaknya tidak bertemu dengan perwakilan Kelompok Tani. Untuk itu, hari ini Senen sudah ba’da Zuhur ini pihaknya akan kembali kelapangan.

“Sudah sholat zuhur nanti kita duduk bersama dengan Kelompok Tani penerima. Guna menyelesaikan persoalan tersebut. Kita juga tau sebelum kita menyalurkan bantuan bibit itu petani membuat surat pernyataan agar bibit ini di tanam sesuai aturan yang berlaku. Bila tidak, Kelompok harus bertanggung jawab.

“Sebenarnya, kalau serius ingin bertani enak, bibit diberikan, pupuknya juga, ditambah lagi pertisida (Racun Rumput), meski hal stimulan,” paparnya.

Dua hari kedepan, tambah Marzuan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi akan turun ke Desa Telun, untuk menkonfirmasi hal tersebut.

“Inssyaallah hari Rabu ini Kadisbun Jambi akan turun ke Desa Telun,” singkatnya.(*)

Sementara, kabar terbaru dari informen dari Desa Telun mewanti namanya disebut mengatakan sebagian bantuan bibit karet itu diduga telah di jual oleh penerima lantaran tidak lahan.

” Iya ada, sebagian ada yang di jual oleh penerima,” tukasnya sumber(*)

Penulis/Editor/Rafik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *